SiapaBilang : Polisi Tangkap 3 Orang Terkait Penyelidikan Pemboman Manchester

Polisi tiba untuk melakukan penyelidikan di rumah warga di Elsmore Road, Fallowfield, Manchester, Rabu (24/5) terkait pemboman di acara konser hari Senin.

Kepolisian Inggris, Rabu (24/5), mengatakan mereka telah menangkap tiga orang terkait penyelidikan pemboman maut, Senin, setelah sebuah konser di Manchester. Belum ada informasi bagaimana keterkaitan ketiga orang tersebut, dan seorang lain yang ditangkap Selasa, dengan serangan tersebut.

Menteri Dalam Negeri Inggris Amber Rudd, mengatakan, Rabu, pelaku pemboman bunuh diri dalam serangan itu sebetulnya sudah masuk dalam pantauan dinas-dinas intelijen Inggris. Ia mengatakan kepada BBC, kemungkinan pelaku melakukan aksinya tidak sendirian.

Sejak serangan itu terjadi, para penyelidik telah berusaha memastikan apakah pembom yang diidentifikasi sebagai Salman Abedi, yang berusia 22 tahun, adalah bagian dari sebuah jaringan yang lebih besar. Mark Rowley, kepala satuan anti teror kepolisian Inggris, Selasa malam, menggambarkan penyelidikan mengalami kemajuan dan sedang menelusuri sejumlah petunjuk. Namun, ia mengatakan, pihak berwenang masih belum bisa mengatakan apakah Abedi melakukan aksinya sendirian.

Pernyataannya itu dikeluarkan setelah sebuah panel kontra terorisme Inggris meningkatkan kesiagaan negara itu ke tingkat kritis, atau tertinggi, yang mengisyaratkan bahwa serangan berikutnya kemungkinan terjadi dan bahkan bisa dalam waktu dekat.

Perubahan itu terlihat jelas dengan dikerahkannya tentara-tentara untuk mengawasi sejumlah tempat, termasuk untuk kegiatan-kegiatan besar seperti konser dan pertandingan sepakbola.

Ledakan seusai konser bintang musik pop Ariana Grande di Manchester Arena menewaskan 23 orang dan mencederai 64 lainnya. Dua puluh lima orang dikabarkan berada dalam kondisi kritis. Pelaku serangan dilaporkan tewas di lokasi kejadian.

ISIS mengaku mendalangi serangan itu, namun dinas intelijen Inggris dan AS belum mengukuhkannya. Menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Collomb mengatakan kepada stasiun televisi BFM, Rabu, dinas intelijen Inggris dan Perancis memiliki informasi bahwa Abedi kemungkinan pernah bepergian ke Suriah. [ab/as] [VOA Ind]

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •