Description

Antonius Sumarwan, SJ menaruh minat pada peristiwa 1965 sejak mengikuti kuliah teologi rekonsiliasi sosial di Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma, pada 2006. Penelitian yang dilakukan dalam kuliah tersebut kemudian diterbitkan sebagai buku berjudul Menyeberangi Sungai Air Mata: Kisah Tragis Tapol ’65 dan Upaya Rekonsiliasi (2007). Ia juga mengedit dan memberi pengantar kumpulan puisi Joseph Sali berjudul Jalan Panjang Telanjang: Kumpulan Sajak Penyintas Pulau Buru (2016). Dalam rangka menyiapkan penerbitan kumpulan cerpen Perempuan dan Anak-anaknya (KPG, 2021), ia mengkoordinir penerjemahan artikel edisi khusus Journal of Genocide Research, Volume 19, Nomor 4, 2017, yang kemudian diterbitkan sebagai buku berjudul 1965 pada Masa Kini: Hidup dengan Warisan Peristiwa Pembantaian Massal (2019).

Antonius Sumarwan saat ini menjadi dosen di Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma, dan sedang menempuh studi PhD di Queensland University of Technology, Australia, dengan topik penelitian akuntabilitas dalam credit union. Ia terlibat dalam upaya pemberdayaan masyarakat kecil melalui gerakan credit union dan menjadi anggota Pusat Kajian Demokrasi dan Hak-hak Asasi Manusia (Pusdema), Universitas Sanata Dharma. Tulisannya tentang sastra, film, filsafat, dan kebudayaan diterbitkan di majalah Basis.