Home Slider
Blogs

Blogs

View More
  • 0 Comments
    27 Views
    A Teen’s Guide to Self-Discovery adalah buku keenam dari idola remaja masa kini yaitu Adyla Rafa Naura Ayu atau yang lebih dikenal dengan nama Naura Ayu. Selain merilis lagu yang bertemakan remaja, buku ini dibuat oleh Naura sebagai salah satu rangkaian karya dari Naura yang membahas perihal masalah yang kerap dialami oleh kaum remaja termasuk Naura sendiri, seperti perubahan-perubahan dalam hal minat, pola berpikir, cara belajar, hubungan dengan orang tua, masalah pertemanan hingga masalah percintaan. Selain itu, Naura juga mengajak para penggemarnya yaitu “Teman Naura” untuk mengajukan pertanyaan untuk Naura maupun curhat bareng/bercerita tentang masalah yang sedang mereka hadapi. Tidak disangka, ribuan direct message (DM) masuk ke akun Instagram @naura.ayu, yang dimana mereka banyak membahas mengenai kepercayaan diri, self-image, bullying, hingga soal kesedihan, ketakutan, dan kegagalan.  Dengan banyaknya cerita maupun pertanyaan dari Teman Naura tersebut di atas, Naura bersama team management PT. Trinity Artist Management dan redaksi Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) melakukan seleksi dan merangkum menjadi beberapa topik pembahasan hingga menjadi 12 bab, yang terdiri dari: Bab 1: Overthinking | Bab 2: Insecurities | Bab 3: Bullied | Bab 4: Helplessness | Bab 5: Self-Harm | Bab 6: Self-Management | Bab 7: Aspiration | Bab 8: Failure |  Bab 9: Self-Acceptance | Bab 10: Family | Bab 11: Friendship |  Bab 12: Virtual Life Di setiap bab di atas, Naura menulis jawaban dari berbagai pertanyaan Teman Naura berdasarkan pengalaman saat Naura menghadapi hal–hal yang ditanyakan, seperti: bagaimana cara Naura menghadapi haters di dunia maya, bagaimana saat rencananya tidak berhasil, serta bagaimana saat ia harus menghadapi banyak orang. Di luar dugaan, ada juga pertanyaan-pertanyaan sensitif, seperti self-harm yang dijawab Naura dengan sangat bijak.  Penyanyi yang belum lama ini merilis single ketiga yang berjudul “Menikmati Sedih” ini berharap, Teman Naura yang sedang mengalami kesulitan akan termotivasi dengan kehadiran bukunya dan dirinya dapat menjadi salah satu support system mereka. Seperti yang Naura sendiri rasakan, selain keluarga dan sahabat, Teman Naura menjadi salah satu support system-nya saat menghadapi kesulitan dimasa remaja sekarang ini. Buku ini juga dilengkapi dengan ulasan dari psikolog remaja yaitu Saskhya Aulia Prima yang juga memberikan masukan aktivitas-aktivitas dan tips untuk menghadapi situasi-situasi yang ditanyakan oleh Teman Naura, misalnya membuat jar of gratitude dan tips menghadapi overthinking. “Pertanyaan-pertanyaan Teman Naura menunjukkan bahwa memang pada usia remaja ada begitu banyak perkembangan dan rintangan yang dihadapi, mulai dari insecurities sampai keresahan tentang mimpi dan cita-cita. Karena itu, selain support orang tua, remaja perlu punya role model positif yang inspiratif serta mendapat informasi yang tidak menyesatkan, seperti informasi dari para ahli, supaya keresahan-keresahan yang dialami bisa diubah menjadi sesuatu yang produktif dan mengembangkan diri mereka” ungkap Saskhya.  Lebih jauh, Saskhya juga berharap lewat buku ini, teman-teman remaja pembaca buku bisa merasa ditemani dan didampingi dalam perjalanan mereka menghargai dan menyayangi diri sendiri. Buku A Teen’s Guide to Self-Discovery ini diterbitkan oleh Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), dan launching pada hari Rabu tanggal 27 Juli 2022. Dengan diselenggarakannya launching dan press conference yang dihadiri oleh media partner dari KPG dan Trinity, buku ini juga telah tersedia di semua toko buku offline dan juga e-commerce.  “Aku harap buku terbaru aku ini bisa menginspirasi serta memotivasi Teman Naura dalam menemukan diri mereka dan menikmati hidup sebagai teenagers. Tentunya, secara positif, wise, dan kreatif” ujar Naura Ayu. Penyanyi dan aktris yang berada di bawah naungan record label PT. Trinity Optima Production ini, juga telah merilis 5 buku sebelumnya, antara lain: Aku Naura (mega best-seller) (2017) Naura & Genk Juara The Movie (best seller) (2017) Naura & Genk Juara: The Adventure Begins (2017) Aku Naura: The Official Scrapbook (2018) Konser Dongeng Naura (2019)
  • 0 Comments
    32 Views
    JAKARTA, 21 Juli 2022 – “Seribu Kisah; Sebuah Kasih” merupakan buku kumpulan cerita hasil kurasi ‘Menjadi Manusia’, berisi ragam kisah tentang ikatan cinta antar manusia. Buku ini, memiliki 150 kisah kasih dan masing-masing kisah tidak lebih dari 150 kata. Proyek yang dimulai sejak Agustus 2021 ini, mengumpulkan kisah kasih dari para ‘Teman Manusia’—sebutan bagi komunitas ‘Menjadi Manusia’. Tim ‘Menjadi Manusia’ percaya bahwa setiap orang punya kisah cinta yang unik, sehingga akan menarik untuk mengumpulkan berbagai cerita, baik yang sedih, lucu, unik, patah hati, ataupun bahagia. Hasilnya, ratusan kisah terkumpul. Kemudian, proses kurasi dilaksanakan dan dipimpin oleh Adam A. Abednego, co-founder ‘Menjadi Manusia’. Setelah memilih 150 kisah, tulisan-tulisan tersebut disunting agar memiliki mood tulisan yang sama untuk dimasukkan ke dalam buku, dan tentunya tetap menjaga agar  tidak lebih dari 150 kata. Alasan pembatasan jumlah kata ini adalah karena rentang perhatian manusia terhadap bacaan semakin sedikit. Maka ‘Menjadi Manusia’ mencoba untuk mengemas cerita yang singkat, namun tetap hangat, sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang. “… Lumayan dilema karena ada lebih dari 600 cerita yang masuk, dan masing-masing cerita punya makna tersendiri bagi penulisnya …”, sebut Adam ketika menjelaskan proses kurasinya. “Butuh sekitar 6 bulan buat memilih 150 cerita yang masuk ke dalam buku.”, ujar Adam. Dalam 150 kisah ini, terdapat empat kisah yang ditulis oleh guest writer yang seringkali berkolaborasi dengan ‘Menjadi Manusia’ dalam pembuatan konten. Keempat guest writer tersebut adalah; musisi Rayhan Noor, Tristan Juliano S., dan Feby Putri, serta content creator Ian Hugen. “… Ini pengalaman pertama aku menulis untuk buku, aku biasanya nulis lirik. Temanya juga cinta, sementara untuk lagu pun aku nggak pernah bikin yang tentang cinta. Ternyata susah juga, ya. Tapi berkat menulis untuk buku ini, aku jadi latihan juga untuk bikin lagu cinta …”, ungkap Feby Putri tentang pengalamannya menjadi salah satu guest writer pada buku Seribu Kisah; Sebuah Kasih. “Seribu Kisah; Sebuah Kasih” diterbitkan oleh Penerbit POP, imprint KPG (Kepustakaan Populer Gramedia). Buku ini telah rilis di semua toko buku offline dan juga e-commerce pada Rabu, 13 Juli 2022, dan resmi melaksanakan book launch pada Sabtu, 23 Juli 2022 yang dihadiri oleh para Teman Manusia yang ikut berbagi cerita. “… Semoga dengan berbagai macam kisah cinta yang ada di buku Seribu Kisah; Sebuah Kasih ini dapat membuat para membaca memahami ragam cerita cinta manusia dan juga mewakili perasaan mereka yang memiliki cerita serupa …”, tutur Adam.
  • 0 Comments
    106 Views
    Jakarta, 11 Juli 2022. Di usianya yang ke-5, novel Laut Bercerita, sudah cetak ulang yang ke-48. Karena itu, Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) mempersembahkan edisi hardcover kepada pembaca.  Dalam waktu lima tahun, selain bertahan dalam deret buku terlaris (bestseller), novel ini juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh John H.McGlynn dan diterbitkan oleh Penguin Random House SEA (2020), dengan judul The Sea Speaks His Name. Pada tahun yang sama, novel ini memperoleh penghargaan sastra Asia Tenggara (SEA Write Award) 2020. “Kami menganggap novel ini, yang mulai dua tahun belakangan ini penjualannya terus meningkat dan banyak diperbincangkan memang sudah waktunya diberikan kemasan yang baru dan menarik, serta dilengkapi dengan berbagai ilustrasi tokoh-tokohnya yang sudah dekat dengan hati pembaca,” demikian tutur Christina M. Udiani, Manajer Redaksi dan Produksi KPG tentang alasan penerbitan versi baru ini. Perbedaan antara Laut Bercerita versi sampul lunak (paperback) dan sampul keras (hardcover) adalah: pertama, ilustrasi sampulnya yang langsung mendeskripsikan kekelaman di masa Orde baru. Ilustrasi ini dikerjakan oleh Yuyun Nurrachman yang selama ini dikenal sebagai ilustrator dan desainer majalah Tempo. Kedua, skidblad (schutblad) novel ini (karya Pawel Czerwinski dalam Unplash) juga sengaja dipilih warna dan motif yang mengantar pembaca kepada kisah kehidupan Biru Laut. Ketiga, novel hardcover ini juga dilengkapi dengan 10 ilustrasi hitam putih para tokoh penting di dalam novel: Biru Laut, Asmara Jati, Ratih Anjani, Alex Perazon, Sunu Dyantoro, Daniel Tumbuan, Sang Penyair, Naratama, Kasih Kinanti, dan Arifin Bramantyo. Sepuluh ilustrasi ini juga dijadikan kartupos berwarna yang akan menjadi bonus bagi mereka yang ikut PO (Prapesan) yang akan dimulai 18 Juli 2022 pukul 12.00 sampai 21 Juli 2022 atau selama persediaan masih ada. Untuk yang ketinggalan prapesan, buku bisa dibeli di toko buku Gramedia dan toko-toko buku lain mulai 17 Agustus 2022. Perbedaan keempat adalah dalam edisi sampul tebal penulis novel ini memberi bonus sebuah ‘cerita tambahan’ berupa sepucuk surat dari salah satu tokoh kepada Biru Laut. Surat itu dimasukkan ke dalam amplop yang tertera di dalam novel dan hanya akan terdapat pada “Laut Bercerita” versi hardcover. Peluncuran novel “Laut Bercerita” hardcover ini akan diselenggarakan secara daring (online) pada 30 Agustus 2022 pukul 19.00, yang bertepatan dengan hari Anti Penghilangan Paksa Internasional. Peluncuran novel akan dilanjutkan dengan nobar daring film pendek Laut Bercerita yang disutradarai oleh Pritagita Arianegara dan diproduksi oleh Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Cineria Films. Film yang diluncurkan bersamaan dengan peluncuran novel Laut Bercerita pada tahun 2017 ini menampilkan pemain antara lain Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, Ayushita Nugraha, Tio Pakusadewo, dan Aryani Willem.  Nobar pada 30 Agustus 2022 itu nanti dirangkai dengan diskusi bersama penulis Laut Bercerita” Leila S.Chudori, sutradara film Pritagita Arianegara, Produser  Wisnu Darmawan dan Gita Fara, serta aktivis 1998 Lilik HS. Tiket nobar ini gratis dan tanggal registrasi untuk mendapatkannya akan diumumkan melalui akun Instagram @penerbitkpg, @leilachudori, dan @chudoricorner pada bulan Agustus. Untuk media yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang peluncuran novel hardcover dan pemutaran film pendek tanggal 30 Agustus 2022 ini, bisa menghubungi: Admin Penerbit KPG WA: 0812 9508 1088  Email: kpg.bookmania@gmail.com Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), berdiri pada 1 Juni 1996, adalah salah satu penerbit di bawah Kelompok Ritel dan Penerbitan Gramedia. Dalam perkembangannya, KPG memiliki beberapa lini, yaitu POP dan IceCube untuk pembaca remaja dan dewasa muda, GAIA untuk ibu muda, Kiddo untuk anak-anak, dan Muara untuk pembaca Muslim, INDIGO PRESS untuk buku horor, serta inisiatif oleh Comma Books. Tidak hanya menerbitkan buku, kini KPG juga bergerak di bidang penerbitan konten.
News
NEWS