Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
  Sastrawan Ayu Utami akan memberikan penghargaan karya sastra untuk pemula dengan nama Hadiah Sastra untuk Pemula "Rasa". Hadiah sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) ini diberikan kepada pemenang sayembara buku kategori novel dan/atau kumpulan cerita pendek berbahasa Indonesia. Sayembara ini akan diadakan tahunan dan dibuka untuk penulis pemula. Yang dimaksud penulis pemula di sini adalah yang baru menerbitkan tak lebih dari tiga buku solo. Untuk tahun pertama ini, kompetisi dibuka untuk buku yang diterbitkan dari tahun 2020 dan 2021.   Rasa Nama Rasa dipilih setelah Ayu Utami belakangan ini melakukan penelusuran mengenai konsep Rasa dalam masyarakat Nusantara atau Indonesia. Menurut Ayu, “rasa” adalah pemahaman yang sangat penting dalam masyarakat kita, yang mempertautkan estetika dan pemikiran filosofis. Melalui riset naskah dan praktik mengajar, Ayu mencoba mengembangkan teori estetika Rasa, yang bisa digunakan secara praktis untuk penulisan kreatif maupun sebagai kerangka teoretis untuk menilai karya sastra. Sebagai alat bantu penulisan kreatif, Ayu mengembangkannya dalam kelas menulis yang telah ia ampu selama sembilan tahun, sejak 2013, di Komunitas Salihara dan Komunitas Utan Kayu. Metode pengajarannya itu telah diterbitkan pula sebagai buku: Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis (Jilid 1 & 2) serta Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis (bersama Yulius Tandyanto) oleh penerbit KPG.   Latar Belakang Ayu mulai mengembangkan pengajaran menulis kreatif secara sistematis sejak 2013 dalam Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif di Komunitas Salihara. Dengan sekitar 75 murid untuk dua jenis kelas per tahun (kelas menulis pendek dan menulis panjang), alumni kelas itu diperkirakan mencapai 500 (catatan: banyak murid yang sama mengikuti kedua jenis kelas). Pada awalnya, Ayu hanya ingin memberikan hadiah sastra bagi pemula untuk memicu murid-muridnya. Tapi, karena pembaca buku Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis tidak hanya yang mengikuti kelas di Salihara, maka “murid” Ayu pun tidak bisa dibatasi pada peserta kelas. Ide memberi hadiah pun dibuka untuk umum. Pada tahun 2018 Ayu mendapat penghargaan Achmad Bakrie Award untuk kategori kesusastraan. Dalam pidato penerimaan hadiah itu, Ayu mengumumkan bahwa penghargaan tersebut akan ia olah sebagai hadiah sastra bagi pemula. Karena satu dan lain hal, juga karena situasi pandemi Covid-19, rencana itu baru dilaksanakan tahun ini. Ayu Utami menerima penghargaan dari dalam dan luar negeri. Selain Achmad Bakrie Award, penghargaan lain adalah Khatulistiwa Literary Award/Kusala Sastra Khatulistiwa (2008), Majelis Sastra Asia Tenggara untuk penulis kreatif (2008), Prince Claus Award (2000), Novel Terbaik Dewan Kesenian Jakarta (1998). Novel pertama Ayu, Saman (1998), dianggap mendobrak tabu dan memperluas cakrawala sastra Indonesia dengan model penulisan yang baru, dan telah diterjemahkan ke beberapa bahasa asing.   Kelas Menulis Daring Pengumuman sayembara ini juga disertai pembukaan kelas online, Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula, secara gratis selama bulan Agustus 2021, yang bisa diakses di sini.
Kelas Sastra dan Filsafat
  Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula diadakan secara hibrida pada Agustus 2020. Hibrida dalam arti pertemuan diselenggarakan dalam dua mode: tatap muka dan daring. Pertemuan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat dilakukan di Serambi Utan Kayu, Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur. Pada waktu bersamaan, peserta daring mengakses kelas melalui Zoom. Kelas dipandu Ayu Utami dan Yulius Tandyanto, berbekal buku pendamping Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis. Ayu Utami adalah novelis yang mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar Indonesia, antara lain Prince Claus Award 2000 dan Ahmad Bakrie Award 2018. Ayu mengembangkan model pengajaran menulis kreatifnya sejak 2013. Ia menerbitkan, antara lain dua jilid buku Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis. Kali ini, ia menggandeng Yulius untuk memperkenalkan panorama perdebatan filsafat dari klasik sampai modern, sehingga bisa memperkaya dan menambah bobot tulisan peserta. Yulius Tandyanto adalah peneliti teks-teks filsafat dari STF Driyarkara, sekarang sedang menempuh studi doktoral di Universitas Freiburg, Jerman. Rekaman Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula kini bisa dinikmati semua orang di mana pun dan kapan pun dalam wujud modul pembelajaran daring. Apa saja yang bisa dipelajari dan ditawarkan di kelas ini? Menulis kreatif dimulai dengan intuisi, baru beranjak pada abstraksi, Latihan-latihan menulis kreatif di awal dan akhir sesi, Latihan berpikir filosofis dalam terapan di dalam cerita (karya sastra), Menulis ditempatkan sebagai sarana untuk menemukan dan mengaktualisasikan diri yang otentik, Membuktikan bahwa kita bisa menulis tanpa harus punya ide awal yang jelas (sebab menulis justru merupakan proses penjernihan ide). Sesi pertama kelas ini dibuka gratis selama sebulan. Sobat SiBil bisa mengaksesnya di sini mulai 1 Agustus 2021. #KelasSastradanFilsafatuntukPemula #SahabatTanpaBatas
SY
Sinopsis “Di ruang Kepala Sekolah,” mata besar Sandy berbinar-binar. Dia memberi jeda untuk membuat efek dramatis. “Ada anak baru yang lagi ngamuk!” “Hah?” Aku menarik Sandy mendekat ke arahku. Ini gosip kelas atas! “Iya, beneran. Waktu aku lewat ruang Kepala Sekolah, suaranya kedengeran jelas! Dan tahu, nggak, sih? Kata bapak di ruang administrasi, anak baru itu pindahan dari SMA Saint Francis!” Sebentar. Anak baru pindahan dari Saint Francis yang berani berteriak-teriak pada orang yang lebih tua? Sepertinya, di dunia ini hanya ada satu jenis orang yang seperti itu.... Tidak naik kelas, tinggal di asrama yang seperti penjara, terlibat cinta segitiga, dan harus bersaing dengan sahabatnya di lomba tari. Trix pikir hidupnya tidak bisa lebih rumit lagi dari ini. Namun kedatangan Jo, sepupunya, membuat hidup Trix jadi lebih kacau berpuluh kali lipat. Trix pontang-panting membantu orangtua Jo untuk mengawasi cewek itu agar tidak membuat masalah dan berbaikan dengan ibu tirinya. Yang Trix inginkan hanyalah menjalani masa SMA dengan tenang dan membuat hidupnya lebih berharga. Tapi ketika Trix mulai mengambil langkah, keinginan sederhananya malah berubah menjadi mimpi buruk yang membuatnya kehilangan banyak hal. Spesifikasi Produk Penulis: Maida Ivana Editor: Katrine Gabby Kusuma Perancang Sampul & Penataletak: Deborah Amadis Mawa Kategori: Fiksi, Novel Terbit: 6 April 2015 Harga: Rp Tebal: 288 halaman Ukuran: 130 mm x 190 mm Sampul: Softcover ISBN: 9789799108425 ISBN Digital: 9786024816988 ID KPG: 901150956 Bonus: Pembatas buku Usia: 13+ Bahasa: Indonesia Penerbit: Icecube Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia digital Buku Terkait #SeriYARN #AllINeverWanted #MaidaIvana #Fiksi #Novel #PenerbitIceCube #PenerbitKPG
SY
Sinopsis “Pantas belakangan ini pernak-pernikku hilang satu-satu. Ternyata dia pelakunya!” Sarah menunjuk-nunjuk ke arah Tiana. Yunita memicingkan mata dan melipat lengan di depan dada. Pom-pom merah jambu tergeletak di kakinya. “Baru kemarin ikat rambut favoritku hilang.” “Bukan gitu, aku cuma mau pin—” “Nonsense!” cetus Sarah. Yunita menyeringai puas. “Kamu klepto, Ti.” Usaha Tiana mempertahankan popularitas di SMP sia-sia setelah aksi mengutilnya dipergoki teman-teman di klub pemandu sorak. Tak hanya didepak dari klub, ia juga harus menerima julukan Miss K alias Miss Klepto hingga lulus sekolah. Namun Tiana tidak bisa berhenti mengutil. Ia frustrasi dan memutuskan untuk menghindar dari teman-teman lamanya dengan memilih SMA yang berbeda. Sayangnya, prediksi Tiana meleset. Masih ada Dinda yang di SMP dulu ikut memusuhinya setelah aib Tiana terbongkar. Ada Stefan yang terkenal kepo dan tahu ada yang tak beres dengan Tiana. Ada Sherry yang sering memperhatikan Tiana dari jauh. Ada Ardhan yang cuek tapi berani bicara frontal. Semua orang tampaknya mencurigai tindak-tanduk Tiana. Tiana pun sadar ada yang salah dengan dirinya. Namun Tiana tetap tak mampu mengendalikan jari-jarinya. Spesifikasi Produk Penulis: Nel Falisha Editor: Anida Nurrahmi Perancang Sampul & Penataletak: Deborah Amadis Mawa Kategori: Fiksi, Novel Terbit: 16 Maret 2015 Harga: Rp Tebal: 232 halaman Ukuran: 130 mm x 190 mm Sampul: Softcover ISBN: 9789799108333 ISBN Digital: 9786024817039 ID KPG: 901150947 Bonus: Pembatas buku Usia: 13+ Bahasa: Indonesia Penerbit: Icecube Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia digital Buku Terkait #SeriYARN #RustinPieces #NelFalisha #Fiksi #Novel #PenerbitIceCube #PenerbitKPG
SB
Sinopsis "Kak… terima kasih sebelumnya. Tapi… saya gak akan pingsan kalau hanya berdiri dan dijemur di bawah matahari terik," jawabku jujur. "Oh ya? Ya sudah, cepat habisin makanannya, saya antar kamu kembali ke barisan," serumu sambil memalingkan wajah yang mulai memerah. Alan Abimanyu. Senior kutu buku yang jenius dan cakep. Aku dan beratus siswa perempuan di sekolah ini langsung jatuh hati ketika pertama kali melihatmu. Tapi, aku sedikit lebih beruntung karena kita punya kenangan manis sewaktu MOS. Selain itu, kamu mirip dengan teman masa kecilku, Abi Gendut. Tapi tidak mungkin, umur kita kan beda 2 tahun. Lagian Abi yang kukenal itu anaknya lamban, gendut, tapi suka banget tertawa. Beda dengan kamu yang cakep, pintar, dan punya senyum dengan lesung di pipi kirimu. Well, yang terakhir itu sebenarnya kamu sama dengan Abi. Tanpa bisa dicegah, aku mulai membandingkan dirimu dengan Abi. Mencari-cari kesamaan dan perbedaan kalian. Sampai akhirnya, dirimu selalu ada di pikiranku. Sampai akhirnya, setiap melihatmu jantungku berdebar lebih kencang. Sampai akhirnya sebuah kenyataan membuatku tak bisa lagi menggapaimu. Spesifikasi Produk Penulis: Fakhrisina Rovieq Perancang Sampul & Penataletak: Deborah Amadis Mawa Kategori: Fiksi, Novel Terbit: Maret 2014 Harga: Rp Tebal: 278 halaman Ukuran: 130 mm x 190 mm Sampul: Softcover ISBN: 9789799106988 ISBN Digital: 9786024816896 ID KPG: 901140793 Bonus: Pembatas buku Usia: 13+ Bahasa: Indonesia Penerbit: Icecube Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia digital Buku Terkait #SeriBluestroberi #Confession #FakhrisinaAmalia #Fiksi #Novel #PenerbitIceCube #PenerbitKPG
SY
Sinopsis “Kau tidak takut jatuh?” tanya Mia. Danny menggeleng. “Aku takut jatuh,” aku Mia dengan polos. “Kalau kau takut apa?” Danny tidak langsung menjawab. Ia juga tidak menolakkan kaki ke tanah lagi untuk menambah kecepatan ayunan. Senyuman di wajahnya perlahan-lahan memudar. “Aku takut tidak bisa melihat selamanya.” Menurut Danny Jameson, hidupnya tidak pernah mudah. Ia punya orangtua yang protektif, mesin tik Braille yang tidak dimiliki teman-temannya, dan semacam magnet yang menarik John Schueller untuk terus mengganggunya. Namun, yang paling buruk adalah ia punya sepasang mata biru yang tidak bisa melihat. Ketika Danny berpikir Mia Berry akan menjadi satu-satunya teman yang ia punya, Will Anderson datang dan mengubah hidupnya. Will memperlihatkan kepadanya dunia yang ingin ia lihat. Will juga membuat Danny mempertanyakan sesuatu tentang dirinya. Tapi, sebelum Danny sempat menemukan jawabannya, Will menghilang. Spesifikasi Produk Penulis: D. Wijaya Editor: Anida Nurrachmi Perancang Sampul & Penataletak: Deborah Amadis Mawa Kategori: Fiksi, Novel Terbit: 22 Juni 2015 Harga: Rp Tebal: 248 halaman Ukuran: 130 mm x 190 mm Sampul: Softcover ISBN: 9789799108845 ISBN Digital: 9786024816971 ID KPG: 591500998 Bonus: Pembatas buku Usia: 13+ Bahasa: Indonesia Penerbit: Icecube Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia digital Buku Terkait     #SeriYARN #AbovetheStars #DWijaya #Fiksi #Novel #PenerbitIceCube #PenerbitKPG
Rule of Wolves
  Sinopsis Bersamaan dengan bangkitnya musuh dari masa lalu yang tak disangka-sangka, momok mengerikan menyerang seluruh negeri. Lahan-lahan subur seketika berubah menjadi segersang selubung bayangan. Rakyat kian kesulitan dan Nikolai Lantsov, Raja Ravka, masih meraba-raba harus berbuat apa. Dia juga harus mengatur siasat diplomasi dengan Shu Han di selatan yang sudah diam-diam mengirim prajurit untuk menghabisi nyawanya, sementara pasukan Fjerda di utara siap meluncurkan serangan demi melengserkan sang raja belia dari takhta.  “Namanya juga Ravka. Kabar buruk tidak ada habisnya.” Terkepung dari segala sisi, Nikolai lagi-lagi harus mengerahkan segenap upaya untuk mempertahankan negerinya—termasuk mengeluarkan monster iblis dari dalam dirinya, memanggil Sang Kudus Matahari yang kabarnya telah tiada, mengirim sahabatnya sendiri ke misi penuh spekulasi, menyewa jasa pencuri bertangan kotor beserta krunya, mengandalkan mata-mata tunggal di jantung pertahanan serigala, serta melepas sang jenderal pemanggil badai yang diam-diam mencuri hatinya. Akankah kali ini nasib baik berpihak kepada Ravka, atau haruskah Nikolai menyaksikan negeri itu hancur pada akhirnya. Spesifikasi Produk Penulis: Leigh Bardugo Penerjemah: Reni Indardini Editor: Anida Nurrachmi Korektor: Farah Fakhirah Penataletak: Teguh Tri Erdyan Perancang Sampul: Hedi Xandt, Natalie C. Sousa Kategori: Fiksi, Novel Terbit: 15 Desember 2021 Harga: Rp175.000 Tebal: 744 halaman Ukuran: 135 mm x 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024816803 ID KPG: 592101961 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: POP Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID Buku Terkait     #RuleofWolves #LeighBardugo #Fiksi #Novel #PenerbitPOP #PenerbitKPG
Design to Grow: Cara Coca-Cola Menggabungkan Skala & Kegesitan
Sinopsis Dunia hari ini memberi tantangan bagi perusahaan kecil maupun besar:perusahaan kecil mesti menemukan model bisnis yang membuatnya bertahan dan memperbesar skala bisnisnya; sementara perusahaan besar menghadapi kondisi baru yang dapat mengancam keunggulannya, bahkan menumbangkannya. Dua pertanyaan ini mesti dijawab: bagaimana mencapai skala dan bagaimana agar memiliki kegesitan. Desain bisa menjadi jawaban keduanya. Banyak orang mengira desain hanya sebatas bentuk dan warna produk, sesuatu yang dilakukan pada akhir proses bisnis dan bukan kegiatan utama. Tapi desain sebenarnya bisa diberdayakan untuk mendukung pertumbuhan dan kesuksesan bisnis. Dalam buku ini, Wakil Presiden Inovasi dan Kewirausahaan Coca-Cola David Butler dan editor majalah Fast Company Linda Tischler berbagi pengalaman mengenai bagaimana Coca-Cola menggunakan desain untuk menumbuhkan bisnis, mencapai skala, sekaligus memiliki kegesitan untuk menghadapi pasar yang berubah dengan cepat. “Design to Grow … menunjukkan bagaimana mencapai prestasi luar biasa dan kompleks—seperti meraih skala sekaligus kegesitan, yang kadang dianggap mustahil—bukan dengan cara ajaib atau eksklusif, melainkan dengan pendekatan sistematis atas pemikiran kreatif. Terlebih lagi, buku ini menjelaskan dengan desain yang bagus—membuatnya terlihat mudah.” —Bruce Mau, salah seorang pendiri Massive Change Network “Design to Grow adalah pedoman bagi pemimpin yang ingin mengerti perubahan, menggalakkan kreativitas di seluruh organisasi, dan menggunakannya untuk mendorong aksi yang tepat. Buku ini akan Anda baca berulangkali selagi mendesain masa depan.” —Keith Yamashita, chairman S/Y Partners dan anggota Kyu Collective.  Spesifikasi Produk Penulis: David Butler & Linda Tischler Penerjemah: Endang Sulistyowati Perancang Sampul: Leopold Adi Surya Penataletak: Dadang Kusuma Kategori: Nonfiksi, Manajemen Terbit: April 2016 Harga: Rp Tebal: 223 halaman Ukuran: 150 mm x 230 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786026208736 ID KPG: 591601166 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia Digital Buku Terkait     #DesigntoGrow #CaraCocaColaMenggabungkanSkaladanKegesitan #DavidButler #LindaTischler #Nonfiksi #Manajemen #PenerbitKPG
Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa
Sinopsis Inilah prosa lirik karya puncak Linus Suryadi AG, seorang penyair yang kuat dalam lirik. Lewat tokoh Pariyem, seorang babu asal Wonosari, Gunung Kidul, Linus—sebagai seorang kejawen—mendedahkan beragam segi dalam kebudayaan Jawa: Dari soal agama sampai soal dosa. Dari soal falsafah hidup sampai soal seks. Dari soal wayang sampai soal sikap kebangsawanan. Semua itu diungkapkan tanpa kehilangan rasa humor dan wajar. Karena itu, meski beberapa adegan seks dalam karya ini digambarkan agak telanjang, ia tidak terjebak dalam kevulgaran. "Keluguan kultur digambarkan oleh Linus dengan asyiknya.... Dia bicara bagaimana konsep nrimo dalam kultur Jawa, dia bicara bagaimana pentingnya keseimbangan antara dua jagad di dalam kehidupan manusia,dia bicara tentang konsep Manunggaling Kawula lan Gusti yang sudah amat dikenal sebagai ciri kultur Jawa itu." —Hotman M. Siahaan "Linus Suryadi, yang dikenal sebagai penyair yang kuat dalam lirik, kiranya menemukan kesempatan luas untuk merefleksikan suasana lingkungan melalui karya ini, dan dapat dilihat sebagai pujangga Jawa Lama dahulu, yang dengan kekuatan lirik mengungkapkan dunia di luar dirinya setelah melalui pemikiran Kejawen." —Ashadi Siregar Spesifikasi Produk Penulis: Linus Suryadi AG Perancang Sampul: Wendie Artswenda dan Deborah Amadis Mawa Fotografer Sampul: Marcel Adrianus W Penataletak: Bernadetta Esti W. U.  Kategori: Fiksi, Sastra Terbit: Juni 2009 (Cet-1), Agustus 2015 (Cet-2), Februari 2016 (Cet-3), Desember 2017 (Cet-4) Harga: Rp 60.000 Tebal: 328 halaman Ukuran: 130 mm x 190 mm Sampul: Softcover ISBN: 9789799109101 ID KPG: 591501024 Usia: 17+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia Digital Buku Terkait     #PengakuanPariyem #LinusSuryadiAG #Fiksi #Sastra #PenerbitKPG
Petualangan Unjung dan Mbui Kuvong
Sinopsis SEMBILAN kisah yang menjadi bagian dari buku Petualangan Unjung dan Mbui Kuvong, memberikan suatu ringkasan tentang kekayaan sastra lisan suku Punan Tuvu’ dari Kalimantan Utara. Seringkali penuh dengan kiasan, kisah-kisah yang disebut mbui ini tergolong dongeng, legenda, dan mitos, yang dimiliki suku Punan Tuvu’ dan diwariskan dari generasi ke generasi sejak dahulu kala. Mbui membicarakan tokoh-tokoh atau tempat-tempat yang merupakan bagian dari kebudayaan Punan. Dengan adanya keprihatinan bahwa bahasa Punan Tuvu’, sebagaimana terjadi di tempat lain di Indonesia dan didunia, akan punah berikut semua pengetahuan, nilai, kearifan lokal yang dikandungnya, maka buku ini merupakan usaha untuk mengumpulkan, merekam, dan menulis kembali cerita-cerita tersebut sebagai usaha dokumentasi bahasa dan budaya. Dongeng dan mitos Punan menceritakan kepada kita tentang sebuah masa ketika manusia, tumbuhan, dan hewan hidup erat berdekatan satu dengan yang lain, suatu masa yang tidak terlalu lampau ketika suku Punan yang masih mengembara mendiami hutan lebat di bagian hulu sungai di Kalimantan sebelum kemudian tinggal di tepi sungai besar. Kisah-kisah itu menggambarkan dan terinspirasi dari kehidupan sehari-hari yang mulai ditinggalkan sedikit demi sedikit oleh para keluarga Punan dari Sungai Tubu dan Malinau, karena mereka mulai menetap, kemudian hidup lebih ke bagian hilir dan menjauhi hutan serta isinya. Kisah-kisah itu juga mengingatkan akan masa lampau yang saat ini diidamkan oleh mereka yang pernah mengenalnya. Masa lampau yang aturannya ditaati, dan juga tempat para anggota kelompok bertemu di malam hari untuk berbagi kisah petualangan mereka dan petualangan para leluhur mereka. Buku ini ditujukan terutama kepada generasi muda Punan, yang secara tradisional merupakan tujuan kisah-kisah tersebut, dan juga kepada mereka yang lebih tua yang mungkin mencoba mencari tahu kembali dengan membaca kisah itu dan dengan membandingkannya dengan versi terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Spesifikasi Produk Dikumpulkan dan disunting oleh: Nicolas Cesard, Antonio Guerreiro, dan Antonia Soriente Perancang Sampul: Ade Pristie Wahyo Penataletak: Diah Novitasari Kategori: Nonfiksi, Sastra Terbit: Desember 2015 Harga: Rp Tebal: 382 halaman Ukuran: 160 mm x 240 mm Sampul: Softcover ISBN: 9789799109767, (Prancis: 9782855391977) ID KPG: 591501089 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store E-book Gramedia Digital Buku Terkait     #SeriEFEO #PetualanganUnjungdanMbuiKuvong #Nonfiksi #Sastra #PenerbitKPG
Liu Cixin
Liu Cixin (刘慈欣) lahir di Yangquan, Provinsi Shanxi, Tiongkok, pada 23 Juni 1963, tiga tahun sebelum Revolusi Kebudayaan digalakkan. Orangtuanya bekerja di tambang batu bara, yang kemudian menjadi medan tempur perang saudara antarfaksi selama revolusi. Melihat Shanxi tak lagi kondusif, Cixin kecil diungsikan ke Luoshan, Provinsi Henan, yang berjarak seribu kilometer dari tanah kelahirannya. Sementara ayah dan ibunya yang sudah terpengaruh gerakan sosiopolitik pimpinan Mao Zedong, tetap bertahan di Shanxi. ⁣⁣Namun berkat kepindahan ke desa leluhur itulah, Cixin menyaksikan fenomena langit yang mengesankan dan kelak menginspirasinya untuk menulis mahakarya: trilogi Remembrance of Earth's Past.⁣⁣ ⁣⁣ Seri pertamanya, The Three-body Problem kini telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul Trisurya. Dibukukan di China pada 2008, Trisurya sebenarnya sudah terpublikasikan sejak 2006. Namun baru mendapat popularitas internasional setelah diterjemahkan ke bahasa Inggris delapan tahun kemudian. Berkat Trisurya pula, lulusan North China Univeristy of Water Conservancy and Electric Power itu meraih empat dari sembilan kali masuk nominasi di penghargaan bergengsi, antara lain Yinhe atau Galaxy Award China (2006), Hugo Award 2015 untuk kategori novel terbaik, Kurd-Laßwitz-Preis 2017 sebagai karya fiksi sains berbahasa asing terbaik, dan Premio Ignotus untuk nominasi serupa pada tahun yang sama. ⁣Cixin adalah orang Asia pertama yang mencetak namanya di Hugo Award. ⁣⁣ ⁣ Baru-baru ini, Liu Cixin menerima gelar doktor honoris causa dari Brandeis University, Boston, Amerika Serikat. Gelar kehormatan itu diberikan atas dedikasi Cixin menulis sedikitnya tujuh novel dan lebih dari 30 cerpen bertema fiksi sains. Karyanya dinilai sangat menginspirasi, bahkan telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa sehingga perlu mendapat apresiasi. ⁣⁣ ⁣⁣ #Profil #PenulisKPG #LiuCixin #Trisurya #ThreeBodyProblem #FiksiSains #Novel #PenerbitKPG
1 like
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Didirikan tahun 1974, Gramedia Pustaka Utama merupakan bagian dari Kompas Gramedia, jaringan media terbesar di Indonesia. Fokus terbitannya kepada 12 bidang utama: Fiksi Dewasa, Fiksi Remaja, Fiksi Anak, Sastra - Literatur, Bisnis Ekonomi, Social Science, Pengembangan Diri, Kamus & Referensi, Boga, serta Busana & Kecantikan. Selama lebih dari 40 tahun penerbit Gramedia Pustaka Utama telah menjadi rumah bagi banyak penulis dan buku-buku terbaik di Indonesia. Beberapa nama penulis seperti Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Clara Ng., Agustinus Wibowo, Hermawan Kertajaya, Franz Magnis-Suseno, serta penulis internasional seperti Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell, Dale Carnegie mempercayakan karyanya untuk selalu diterbitkan melalui Gramedia Pustaka Utama. Karya-karya terbitan Gramedia Pustaka Utama juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional, di antaranya Kusala Sastra Khatulistiwa, Penghargaan IKAPI, Islamic Book Award, Anugerah Pembaca Indonesia, Gourmand World Cookbook Awards, Liberaturpreis Jerman, World Reader's Award, hingga dinominasikan dalam penghargaan Man Booker International Prize. Di samping itu, Gramedia Pustaka Utama juga selalu mendukung berbagai kegiatan pengembangan literasi di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan berpartisipasi aktif dalam Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, ASEAN Literary Festival, serta Singapore International Writers Festival. Saat ini, dengan lebih dari 30 ribu judul buku yang telah diterbitkan serta jalinan kerjasama dengan lebih dari 200 penerbit asing terkemuka dari AS, Belanda, Jerman, Belgia, Brasil, Denmark, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Malaysia, dan Swis, Gramedia Pustaka Utama telah berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penerbit buku terbaik di Indonesia. Di masa depan Gramedia Pustaka Utama berkomitmen untuk tetap berusaha menjadi agen pembaruan bagi bangsa: memilih dan memproduksi buku-buku yang berkualitas, yang  memperluas wawasan, memberikan pencerahan, dan merangsang kreativitas berpikir, dengan dukungan teknologi. Founded in 1974, Gramedia Pustaka Utama is a part of Kompas Gramedia, Indonesia's largest media network. Gramedia Pustaka Utama focuses its publication on these 12 major areas: Adult Fiction, Young Adult Fiction, Children's Books, Literature, Business & Economy, Social Sciences, Self Improvement, Dictionary & Reference, Culinary Books and Beauty & Fashion. For more than 40 years Gramedia Pustaka Utama have been publishing many of Indonesia's best books and home to some of the finest writers. Indonesia's most established authors such as Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Clara Ng., Agustinus Wibowo, Hermawan Kertajaya, Franz Magnis-Suseno, as well as international authors like Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell and Dale Carnegie have entrusted their works to be published by Gramedia Pustaka Utama. Many of our published books have won numerous national and international awards, including Kusala Sastra Khatulistiwa, IKAPI (Association of Indonesian Publishers) Award, Islamic Book Award, Anugerah Pembaca Indonesia (Indonesia Readers' Award), Gourmand World Cookbook Awards, Liberaturpreis Germany, World Reader's Award, and have been nominated for the Man Booker International Prize. Gramedia Pustaka Utama also supports literacy development activities in Indonesia and South East Asia by participating actively in Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, ASEAN Literary Festival, and Singapore International Writers Festival. Today, with more than 30 thousand published titles and through its cooperation with more than 200 leading foreign publishers from the US, Netherlands, Germany, Belgium, Brazil, Denmark, Hong Kong, India, the Great Britain, Italy, Japan, Germany, Canada, Malaysia and Switzerland, Gramedia Pustaka Utama has solidified its position as one of the best publishers in Indonesia. In the future, Gramedia Pustaka Utama is committed to being the nation's agent of change: to choose and produce quality books, to expand horizons, to enlighten people and stimulate creative thinking, all with the support of cutting-edge technologies.      
Penerbit KPG
Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) adalah salah satu penerbit di bawah payung Kelompok Kompas Gramedia yang memiliki tradisi memadukan bisnis dan kegiatan sosial. Leluri ini bersumber pada keyakinan bahwa profit dalam bisnis seyogianya diperoleh dari mengembangkan potensi sekeliling. Didirikan pada 1 Juni 1996 atas prakarsa Parakitri T. Simbolon, KPG berusaha meningkatkan melek sains dan keterbukaan pikiran pembaca dengan menerbitkan buku-buku sains dan humaniora, baik lokal maupun terjemahan. Seperti namanya, pustaka tersebut hendaklah populer: serius dan nikmat. Serius, berarti sanggup memberi pembaca pemahaman yang jernih atas satu perkara, menggairahkan pembaca untuk memikirkan atau merenungkan suatu perkara lebih jauh lagi, atau memberi kejutan—sepetak ruang hening di tengah hiruk-pikuk banjir informasi. Nikmat, maka bahasanya mengalir jelas, dan bila perlu disajikan dengan ilustrasi, kartun, ataupun dalam bentuk komik agar perkara rumit lebih gampang dipahami. Buku pertama KPG,  terbit pada 1996, adalah Politik Kerakyatan, cerita bergambar saduran Discorsi karya utama Niccolò Machiavelli. Setahun kemudian, Politik Kekuasaan, masih saduran karya Machiavelli, terbit hampir bersamaan dengan tiga karya duo kartunis Benny & Mice dalam seri Lagak Jakarta.  Seri ini mendapat sambutan luas setelah  pada 2007 terbit Edisi Lengkap Lagak Jakarta. Pembaca makin gandrung dengan duo kartunis Benny & Mice, sosiolog par excellence, setelah mereka meluncurkan buku-bukunya, 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta (2008), dan Lost in Bali 1 (2008) dan Lost in Bali 2 (2009), di samping karya tunggal Benny, Dari Presiden ke Presiden 1 dan 2. Novel pertama KPG, Saman, karya Ayu Utami, terbit hampir bertepatan dengan awal berkecambahnya Reformasi di negeri ini. Saman memenangi beberapa penghargaan sastra, di antaranya Lomba Penulisan Novel DKJ 1998 dan Prince Claus Award pada 2000. Kehadiran novel ini cukup fenomenal. Bukan hanya mutu sastranya yang tinggi dan keberaniannya mengangkat isu-isu politik dan seksualitas perempuan yang ketika itu ditabukan, Saman dicetak ulang hingga lima kali hanya dalam waktu tiga bulan, hingga menjadi lokomotif untuk penerbitan sastra lokal. Kartun Fisika karya Larry Gonick yang terbit pada 2001 merupakan buku sains pertama KPG. Buku-buku sains lainnya, antara lain, adalah Seri Science Masters. Seri ini mencakup buku-buku populer karya saintis terkemuka dunia di  berbagai bidang, mulai dari fisika kuantum hingga kosmologi, dan dari palaentologi hingga neurologi. Dalam perkembangannya, KPG memiliki beberapa lini, yaitu POP dan IceCube untuk pembaca remaja dan dewasa muda, GAIA untuk ibu muda, Kiddo untuk anak-anak, dan Muara untuk pembaca Muslim, serta inisiatif oleh Comma Books. Tidak hanya menerbitkan buku, kini KPG juga bergerak di bidang penerbitan konten. About Us Founded in 1996, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) is a book publisher based in Jakarta, Indonesia, under Gramedia Group, the largest publishing group in Indonesia. KPG specializes in fiction and popular nonfiction books, by local authors as well as translations of international works. KPG’s active imprints include KPG (mainstream fiction and nonfiction books), Kiddo (children’s books), Pop and Icecube (young adult fiction and nonfiction). Indonesian authors published by KPG includes award winners Ayu Utami and Leila S. Chudori, as well as bestselling authors Lukas Setia Atmaja, Naela Ali, and Marchella FP. KPG publishes the Indonesian translations of some world-famous titles such as Sapiens (Yuval Noah Harari), The Things You Can See Only When You Slow Down (Haemin Sunim), The Power of Habit (Charles Duhigg), Norwegian Wood (Haruki Murakami), and Cosmos (Carl Sagan). KPG has also published books by National Geographic since 2011.              Kirim naskah: dps.gramedia.com Resensi: kpg.bookmania@gmail.com     #PenerbitKPG
119 likes