Kumpulan Cerita Pengembangan Diri: Cerdas Merawat Diri
Sinopsis "Aku enggak mau mandi! Dari tadi aku di rumah aja, kok!" "Kenapa aku harus makan sayur, sih? Aku enggak suka!" "Pa, aku capek belajar. Aku harus bagaimana, ya?" "Kenapa sih aku harus tidur cepat? Enakan chatting sama teman di HP." Sejak dini, anak-anak perlu mempunyai kesadaran untuk merawat diri atau self-care. Anak yang mempunyai kemampuan untuk merawat dirinya akan memiliki kesehatan fisik dan kesejahteraan jiwa yang baik, serta lebih mampu menghadapi stres. Kemampuan ini dapat dipelajari dan dikembangkan dengan bantuan orang-orang terdekat. Buku ini berisi 12 cerita yang dapat menjadi bimbingan bagi para pembaca kecil untuk melakukan self-care dalam kehidupan sehari-hari. Spesifikasi Produk Penulis: Wrini Harlindi Konsultan: Ellen Theresia, M. Psi., Psikolog Editor: Aprilia Ramadhani Perancang Sampul dan Isi: Grace Gabriella AP Ilustrator Sampul: Tasya Nabiella Kategori: Fiksi, Buku Anak Terbit: 28 April 2021 Harga: Rp115.000 Tebal: 128 halaman Ukuran: 170 mm x 240 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815707 ID KPG: 592101904 Usia: 8-12 Tahun Bahasa: Indonesia Penerbit: KIDDO Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID E-book Gramedia Digital Buku Terkait         #KumpulanCeritaPengembanganDiri #KumpulanCeritaPengembanganDiriCerdasMerawatDiri #Fiksi #BukuAnak #PenerbitKiddo #PenerbitKPG
Re: dan peRempuan
  Sinopsis “Panggil aku: Re:!” “Pekerjaanku pelacur!” “Lebih tepatnya, pelacur lesbian!” Pertemuan dengan Re:, si pelacur lesbian, mengubah jalan hidup Herman. Semula, mahasiswa Kriminologi itu menganggap Re: sekadar objek penelitian skripsinya. Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Kisah hidup Re: yang berliku menyeret Herman hingga jauh ke dalam. Herman terpaksa terlibat dalam sisi tergelap dunia pelacuran yang bersimbah darah, dendam, dan air mata. …………………………………………... Dua puluh enam tahun setelah kematian Re:, Melur kembali ke tanah air dengan gelar PhD tersandang di belakang namanya. Sejumlah tanya ia bawa pulang: Siapa sebenarnya ibu kandungnya? Betulkah ibunya diperjualbelikan, dipaksa menjadi pelacur lesbian? Apa penyebab kematian ibunya yang teramat tragis itu? Herman menyambut kedatangan Melur dengan risau. Haruskah rahasia yang ia pendam lebih dari seperempat abad itu diungkap? Tidakkah hal itu akan memicu Melur untuk membalas dendam? Mengapa buku kehidupan perempuan harus sarat seloka luka? peREmpuan adalah sekuel novel RE: yang diangkat dari kisah nyata. Spesifikasi Produk Penulis: Maman Suherman (Kang Maman) Kategori: Fiksi, Novel Terbit: 28 April 2021 Harga: Rp 90.000 Tebal: 336 halaman Ukuran: 135 mm x 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815615 ID KPG: 592101895 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID  E-book Gramedia Digital Buku Terkait         #REdanpeREmpuan #MamanSuherman #KangMaman #Fiksi #Novel #PenerbitKPG
Mempertimbangkan Warisan Arief Budiman
  Sinopsis Tersaji dalam buku kecil ini kenangan sejumlah kawan tentang Arief Budiman, seorang cendekiawan-aktivis yang dihormati dan dicintai para junior maupun rekan seangkatan. Bukan hanya puja-puji, sejumlah kritik juga dilontarkan kepada kakak kandung Soe Hok Gie ini. Termasuk bermacam paradoks yang melekat dalam pribadinya sebagai manusia, makhluk seni, man of literature, dan sebagai seorang ilmuwan. Kendati demikian, semua kritik itu tetap dilandasi rasa hormat dan pengakuan bahwa Almarhum adalah seorang intelektual publik yang jujur. Bahkan mereka yang paling terganggu dengan kritiknya pun harus mengakui satu hal: segala yang dilakukan Arief sebagai cendekiawan-aktivis bukanlah demi kepentingan pribadinya. Banyak saksi tentang sikap tanpa pamrih ini. Membaca buku ini, sedikit-banyak kita akan mengetahui posisi Arief semasa hidupnya yang penuh ketegangan kontestasi dan resistensi. Pada akhirnya, kita harus mengakui bahwa kepribadian seseorang bersegi-banyak, multi-dimensional, dan Arief adalah salah satu contoh penting bagi masyarakat, bangsa, dan politik Indonesia. Dia pemberi inspirasi bagi yang mencintai dan membencinya. Spesifikasi Produk Penulis: Daniel Dhakidae, Ignas Kleden, Vedi Hadiz, Eri Sutrisno, Rizal Mallarangeng, R. William Liddle, Dodi Ambardi, Hendrawan Supratikno, Goenawan Mohamad, Fachry Ali, Luthfi Assyaukanie, M. Syafi’i Anwar, Made Supriatma, Saiful Mujani, Hamid Basyaib Kategori: Nonfiksi, Sosial Terbit: 21 April 2021 Harga: Rp 65.000 Tebal: 182 halaman Ukuran: 135 mm x 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815837 ID KPG: 592101906 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID E-book Gramedia Digital Buku Terkait       #MempertimbangkanWarisanAriefBudiman #HamidBasyaib #KuskridhoAmbardi #Nonfiksi #Sosial #PenerbitKPG
Globalisasi, Ekonomi Konstitusi, dan Nobel Ekonomi
  Sinopsis Perdebatan tentang sistem ekonomi nasional sesuai amanat Konstitusi sudah berlangsung sejak lama, terutama setiap kali terjadi pembahasan kebijakan ekonomi.  Relevansi perdebatan itu semakin penting di tengah arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi yang menguat. Tidak sedikit kalangan menilai, pilihan kebijakan ekonomi pragmatis yang diambil lebih dari lima dasawarsa terakhir ini—selain mencatat sejumlah kemajuan—bila diukur dengan indikator konvensional seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi, tidak sepenuhnya mencerminkan amanat dan semangat yang tersurat dan tersirat dalam Konstitusi. Konstitusi Indonesia sejak awal lebih menekankan sistem perekonomian terencana, terutama dalam aspek pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial. Negara diharuskan memiliki peran besar untuk menguasai sumber daya alam dan cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak. Upaya untuk membangun sistem ekonomi pasar terencana—yang terus memelihara cita-cita etis sosialisme—ternyata sangat sulit di tengah gelombang liberalisasi, deregulasi, dan berbagai intervensi propasar. Tampak jelas, kebijakan ekonomi apa pun, termasuk yang paling liberal sekalipun, berusaha dicocok-cocokkan dengan landasan filosofis yang ada dalam Konstitusi.  Selain membabarkan pergulatan sistem ekonomi nasional, Globalisasi, Ekonomi Konstitusi, dan Nobel Ekonomi menyertakan berbagai pemikiran para pemenang Nobel Ekonomi yang teori-teorinya sedikit banyak memberi inspirasi pada substansi kebijakan ekonomi di Tanah Air. Buku ini memberi sudut pandang yang dapat memantik keterbukaan dan kejelasan wacana tentang arah perkembangan ekonomi Indonesia ke depan. Spesifikasi Produk Penulis: Hendrawan Supratikno Editor: Galang Aji Putro Kategori: Nonfiksi, Ekonomi Terbit: 21 April 2021 Harga: Rp 60.000 Tebal: 164 halaman Ukuran: 120 mm x 190 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815790 ID KPG: 592101905 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID E-book Gramedia Digital Buku Terkait       #GlobalisasiEkonomiKonstitusidanNobelEkonomi #Nonfiksi #Ekonomi #PenerbitKPG
Taman Nasional Indonesia: Permata Warisan Bangsa
Sinopsis Tersaji dalam buku ini sejarah dan keunikan 54 Taman Nasional Indonesia sejak masa Hindia-Belanda. Sejak Indonesia merdeka, baru pada 1980-an pemerintah Indonesia menaruh perhatian serius pada sejumlah kawasan untuk dijadikan taman nasional hingga berjumlah 54 seperti sekarang. Sayangnya, peningkatan jumlah taman nasional itu tidak diikuti dengan perubahan mendasar dalam konsep.  Penulis menilai, pengelolaan taman nasional masih mengadopsi sistem kolonial. Selain itu, banyak kawasan taman nasional berkelindan dengan persoalan kepemilikan lahan serta peraturan yang justru memperumit masalah. Persis dalam konteks inilah Taman Nasional Indonesia: Permata Warisan Bangsa memiliki arti penting.  Buku ini disusun berdasarkan pengalaman penulis berkecimpung dalam perencanaan pembangunan konservasi, disandingkan dengan teori dari berbagai sumber. Semoga kehadiran buku ini dapat memperkaya khazanah pembaca dalam memahami taman nasional di negeri ini.  “Menggugah. Membantu kita memeriksa tegangan antara melindungi kelestarian (hutan) dan/atau mendukung kehidupan (manusia). Arenanya adalah di ‘taman nasional’. Sebuah ‘zero sum game’? Atau peluang kerjasama efektif, demi kemanfaatan kemanusiaan?” —Surya Tjandra, Wakil Menteri ATR/BPN  “Analisis mendalam dan kritis…. Mengupas sisi sejarah kehadiran 54 taman nasional di Indonesia. Mengajak berpikir tentang makna taman nasional dan memperkaya khazanah pengetahuan konservasi alam.” —Prof. Dr. Jatna Supriatna, Guru Besar Biologi Konservasi UI Spesifikasi Produk Penulis: Pungky Widiaryanto Kategori: Nonfiksi, Sosial Terbit: 14 April 2021 Harga: Rp 175.000 Tebal: 328 halaman Ukuran: 140 mm x 210 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815639 ID KPG: 592101897 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID  E-book Gramedia Digital Buku Terkait       #TamanNasionalIndonesia #PungkyWidiaryanto #Nonfiksi #Sosial #PenerbitKPG
H. M. Lukminto, Bakti untuk Indonesia
  Sinopsis “Salah satu dari para pelaku ekonomi yang mempunyai komitmen untuk kemajuan Solo Raya adalah Pak Luk, yang juga dikenal sebagai raja tekstil, pemilik perusahaan tekstil terbesar PT Sritex. Harapan saya, Pak Luk dapat terus menjadi inspirasi bagi orang lain, karena inilah contoh pengusaha lokal Solo yang sukses di kancah bisnis internasional.” (Presiden Republik Indonesia, mantan Walikota Solo, Ir. Joko Widodo) “Saya menyambut baik terbitnya buku biografi H. M. Lukminto, buku biografi yang berisi pengalaman-pengalaman berharga Saudara H. M. Lukminto dalam memimpin PT Sritex dengan semangat “kerja keras, disiplin, dan jujur” sehingga berhasil mencapai keadaannya seperti sekarang ini, yang cukup nyata kontribusinya dalam mengembangkan perekonomian nasional. Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi berharga, khususnya bagi peminat dan praktisi dunia usaha serta menjadi pendorong bagi para pengusaha dan generasi muda pada umumnya untuk terus bangkit dan maju dalam dunia usaha dan juga mau menulis pengalaman-pengalaman mereka.” (Presiden Republik Indonesia V, Dr. H. Susilo Bambang Yudhyono) “Keberhasilan Sritex bisa menjadi model perusahaan tekstil terpadu yang sangat mungkin dikembangkan ke seluruh Indonesia. Keberadaan industri seperti ini bisa menarik banyak tenaga kerja, bisa mengurangi angka pengangguran di Indonesia.” (Presiden Republik Indonesia III, Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie) “Sritex telah dapat membuat pakaian militer yang diakui oleh dunia internasional. Bukannya saya kalau menyebut Sritex itu lalu seperti menganakemaskan. Mereka memang membuat sesuatu yang dapat kita banggakan.” (Presiden Republik Indonesia IV, Megawati Soekarnoputri) Spesifikasi Produk Penulis: DR. Nasir Tamara Penataletak dan perancang sampul: Upit Dyoni Editor: Ikhsanuddin Tamara, Dyah Merta, Christina M. Udiani Kategori: Nonfiksi, Biografi Terbit: Maret 2013 (terbit oleh Penerbit Delta), Januari 2015 (cetakan kedua), Harga: Rp 123.000 Tebal: 560 halaman Ukuran: 150 mm × 230 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786026208293 ISBN Digital: ---- ID KPG: 591601159 Bahasa: Indonesia Usia: 15+ Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID E-book Gramedia Digital Buku Terkait:     #HMLukmintoBaktiuntukIndonesia #NasirTamara #Nonfiksi #Biografi #PenerbitKPG
Iwan S. Lukminto: Inovasi Tanpa Henti untuk Indonesiaku
  Sinopsis Sritex adalah institusi yang telah mampu membangun tidak hanya industri tetapi juga sumber daya manusia yang merupakan sumber daya tidak terhabiskan. Kultur Sritex telah berbentuk berupa kebersamaan dan kekeluargaan mengikuti falsafah pendirinya, H.M. Lukminto. Sungguh merupakan fenomena korporasi yang menarik. Perlu ditulis secara akademis untuk pembelajaran bangsa! —Tanri Abeng, pakar manajemen, Menteri Negara Pemberdayaan BUMN, 1998-1999) Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, nahkoda penerus Sritex, telah menunjukkan prestasi yang membanggakan sebagai entrepreneur generasi muda Indonesia. —M. Hidayat, pengusaha mantan Ketua Umum Kadin dan Menteri Perindustrian RI Terima kasih kepada Iwan S. Lukminto, Presiden Direktur PT Sritex atas upaya yang luar biasa dalam mendukung kesiapan prajurit TNI AD dalam hal desain pakaian seragam loreng NKRI berikut perlengkapan pendukung prajurit TNI AD. Atas nama semua prajurit TNI-AD di seluruh wilayah Republik Indonesia, saya sungguh berterima kasih dan menghargai dedikasi saudara dalam melakukan pekerjaan yang baik sekali. —KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo Saya bangga dengan PT Sri Rejeki Isman Tbk. Perusahaan ini mampu menunjukkan prestasinya yang luar biasa dan mengharumkan nama Indonesia di bidangnya, saya harapkan ke depan bisa menjadi industri tekstil yang terintegrasi dan terkemuka di dunia. Sritex yang terbaik dan menjadi kebanggan Indonesia. —Irman Gusman, Ketua DPD RI Saya melihat Iwan Lukminto sebagai generasi kedua yang ingin meneruskan perjuangan ayahnya, terutama dalam era globalisasi, yang ditandai dengan teknologi internet serba cepat, ditambah momentum emas lain yang dinikmati Indonesia saat ini, yang “wonderful and remarkable!”. —Hermawan Kertajaya, pakar pemasaran Spesifikasi Produk Penulis: DR. Nasir Tamara Penataletak: Upit Dyoni, Aldy Akbar Perancang sampul: Hasti Ismalia Periset: Gemarani Editor: Ikhsanuddin Tamara, Christina M. Udiani Kategori: Nonfiksi, Biografi Terbit: Mei 2015 Harga: Rp 96.000 Tebal: 390 halaman Ukuran: 150 mm × 230 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786026208156 ISBN Digital: ---- ID KPG: 591601158 Bahasa: Indonesia Usia: 15+ Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID E-book Gramedia Digital Buku Terkait:     #IwanSLukmintoInovasiTanpaHentiuntukIndonesiaku #NasirTamara #Nonfiksi #Biografi #PenerbitKPG
Demokrasi di Era Post-Truth
Sinopsis Disinformasi di era post-truth merupakan ancaman serius bagi terbangunnya demokrasi elektoral yang sehat. Betapa tidak. Di era post-truth emosi dan keyakinan personal lebih penting daripada fakta objektif dalam membangun opini publik, sehingga antara kebohongan dan kebenaran sulit diidentifikasi. Politik post-truth berkembang berkat beragam bentuk disinformasi lewat platform media baru, khususnya media sosial. Buku ini memperlihatkan, media sosial memiliki kapasitas untuk menyebarluaskan informasi yang salah, memunculkan teori-teori konspirasi liar, membicarakan kubu tertentu secara negatif tanpa dasar yang jelas, serta menyebabkan terjadinya polarisasi di masyarakat. Praktik-praktik politik post-truth membawa konsekuensi negatif terkikisnya tradisi perdebatan yang sehat di masyarakat, terjadinya kebuntuan politik, terjadi ketidakpastian terkait kebijakan, bahkan bisa menjadikan masyarakat mengalienasi diri dari dinamika politik. Ditulis dengan bahasa yang mudah dicerna, Demokrasi di Era Post-truth memberi kita uraian yang lumayan lengkap terkait politik post-truth, terutama di Indonesia. Spesifikasi Produk Penulis: Budi Gunawan & Barito Mulyo Ratmono Kategori: Nonfiksi, Sosial Terbit: 14 April 2021 Harga: Rp 100.000 Tebal: 207 halaman Ukuran: 140 mm x 210 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024813123 ID KPG: 592001742 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID  E-book Gramedia Digital Buku Terkait     #DemokrasidiEraPostTruth #BudiGunawan #BaritoMulyoRatmono #Nonfiksi #Sosial #PenerbitKPG
2 likes
How to Be Free
Sinopsis “Tuan kita adalah siapa pun yang punya kuasa untuk mewujudkan atau mencegah hal-hal yang kita inginkan atau tidak kita inginkan. Oleh karena itu, siapa pun yang ingin menjadi bebas semestinya tidak mengharapkan atau menghindari apa pun yang tergantung pada orang lain. Jika tidak, seseorang pasti akan menjadi budak” —Encheiridion 14. Epiktetos (sekitar 55-135 M) lahir sebagai budak dan bekerja sebagai budak dalam keluarga Epafroditus, yang juga mantan budak, seorang administrator di istana Nero di Roma. Meskipun ia telah menjadi orang bebas, pengalaman perbudakan meninggalkan jejak pada seluruh pandangan filsafatnya. Menurut Epiktetos, kebebasan bukanlah hak asasi manusia atau hak politis, tetapi suatu pencapaian psikologis dan etis. Kita semua bisa bebas hanya jika menghasrati atau menghindari hal-hal yang ada dalam kendali kita, dan memperlakukan yang di luar kendali kita dengan kepala dingin. “Sesungguhnya tidak ada buku lain seperti buku ini. A.A. Long, salah seorang peneliti Stoisisme yang paling dihormati, telah menghasilkan terjemahan yang segar dan terbaca panduan terkenal karya Epiktetos, lengkap dengan pengantar yang membuat keutamaan filsuf ini, dan filsafat Stoa pada umumnya, bisa dinikmati semua orang.” —Massimo Pigliucci, penulis How to Be A Stoic Spesifikasi Produk Penulis: Epiktetos (terjemahan bahasa Yunani ke Inggris oleh A. A. Long) Kategori: Nonfiksi, Filsafat Terbit: 21 April 2021 Harga: Rp 90.000 Tebal: 180 halaman Ukuran: 110 mm x 165 mm Sampul: Hardcover ISBN: 9786024815578 ID KPG: 592101896 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID  E-book Gramedia Digital Buku Terkait       #HowtobeFree #Epiktetos #Nonfiksi #Filsafat #PenerbitKPG
Dari Jokowi hingga Pandemi
Sinopsis: Dari Jokowi hingga Pandemi mengajak kita memahami berbagai persoalan politik, sejarah, kebudayaan, legacy, hingga pandemi Covid -19 dari sudut pandang “orang Istana”. Ditulis dengan bahasa renyah dan populer khas tulisan di media massa, penulis berupaya merajut narasi kebangsaan melalui praktik kepemimpinan Joko Widodo, yang mengedepankan rekonsiliasi, politik yang merangkul semua kalangan.  Buku ini bukan hanya memberi pengetahuan dan pemahaman atas ragam peristiwa yang terjadi di Tanah Air, melainkan juga mendorong tumbuh kembangnya sikap saling menghargai, terbuka dalam berpikir, menghormati keragaman, dan bersedia untuk saling bekerja sama demi kebaikan bangsa dan negara.  “Membaca tulisan -tulisan penulis, terutama seputar kebijakan dan kepemimpinan Jokowi, kita seperti mendapat wawasan dari dalam. Simak saja tulisannya, ‘Lamun Sira Sekti, Aja Mateni’…. Konteks tulisan ini memberi pesan kepemimpinan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi bahwa saat seorang pemimpin mengemban jabatannya, dia tidak boleh semena -mena dan menindas rakyatnya. Tugas pemimpin adalah mengayomi dan menyejahterakan rakyatnya.” —Sidarto Danusubroto, Dewan Pertimbangan Presiden RI  “Daya jelajah isu yang disuguhkan cukup luas, dari praktik politik kekuasaan Jokowi, kontestasi elektoral terutama di Pilpres 2019, hingga masuk ke pusaran polemik isu kontemporer seperti pandemi Covid -19 dan vaksinasi…. Jejak narasi kebangsaan terasa, misalnya, saat memberi penekanan pada bahasan rekonsiliasi…. Sudah tepat jika Mas Eko terus mengingatkan pembaca akan bahaya segregasi, terlebih melalui cara -cara mengeksploitasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan dalam pembelahan warga saat pemilu.” —Dr Gun Gun Heryanto, MSi, Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute; Dosen Komunikasi Politik UIN Jakarta. Spesifikasi Produk: Penulis: Eko Sulistyo Editor: Galang Aji Putro Kategori: Nonfiksi, Politik, Esai Terbit: 24 Maret 2021 Harga: Rp 90.000 Tebal: 314 halaman Ukuran: 140 mm × 210 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815530 ID KPG: 592101891 Bahasa: Indonesia Usia: 15+ Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Buku Terkait:         #DariJokowihinggaPandemi #EkoSulistyo #Nonfiksi #Esai #Politik #PenerbitKPG
Tarung Digital: Propaganda Komputasional di Berbagai Negara
Sinopsis: SEPERTI pedang bermata dua, perkembangan pesat digitalisasi menghadirkan dilema untuk peradaban manusia. Di satu sisi, ia jelas menjadikan hidup manusia lebih dinamis, efisien, dan berwarna. Digitalisasi mampu membuka lebar-lebar semesta pengetahuan, gagasan, dan wacana, serta memperluas jaringan secara melintas batas. Namun di sisi lain, ia juga membawa marabahaya baru yang sulit dikendalikan dan menggerogoti sendi-sendi kehidupan bersama dan demokrasi.  Amerika Serikat, misalnya, sebagai episentrum teknologi digital dunia, telah merasakan negativitas digitalisasi. Operasionalisasi platform media sosial sebagai sarana kampanye politik telah membelah Negeri Paman Sam ke dalam kubu yang saling berhadapan dengan fanatisme, semangat permusuhan, dan kebencian. Pemilu Amerika Serikat 2016 dan 2020 telah menyisakan trauma mendalam untuk publik Amerika, bahkan dunia. Propaganda komputasional menyeruak sebagai enigma baru yang mengentakkan dunia dan mengubah arah politik berbagai negara.  Buku Tarung Digital mencoba menjelaskan fenomena propaganda komputasional secara kritis. Mode propaganda ini bersandar pada operasionalisasi algoritma kurasi, analisis big data, serta sistem otomatisasi untuk menyebarkan pesan-pesan politik yang menyesatkan, khususnya melalui jaringan media sosial. Jika negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis kesulitan untuk menghadapi paparan propaganda komputasional, bagaimana dengan Indonesia? Pertanyaan ini perlu direnungkan secara saksama oleh semua pihak yang ingin menyelamatkan Indonesia dari residu-residu demokrasi digital.  Tarung Digital adalah buku kedua dari trilogi literasi digital yang disiapkan Agus Sudibyo. Buku pertama yang telah terbit berjudul Jagat Digital: Pembebasan dan Penguasaan (2019). Spesifikasi Produk: Penulis: Agus Sudibyo Editor: Galang Aji Putro Kategori: Nonfiksi, Politik Terbit: 24 Maret 2021 Harga: Rp100.000 Tebal: 390 halaman Ukuran: 150 mm × 230 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815523 ID KPG: 592101890 Bahasa: Indonesia Usia: 15+ Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Buku Terkait:       #TarungDigital #AgusSudibyo #Nonfiksi #Politik #PenerbitKPG
Karnaval Sahibulhikayat
Sinopsis BUKU INI berisi arak-arakan kisah kehidupan seniman besar dan seniman fenomenal. Juga ihwal ulah tingkah para pendukung kesenian yang seringkali banal. Lantaran jagat kesenian hampir selalu out of the box, maka kisah yang muncul pun acapkali aneh, absurd, heboh, tidak lazim, dan mengejutkan. Bahkan tak sedikit yang luar biasa dan gila-gilaan. Buku ini juga mengungkap cerita para seniman yang dianggap teroris oleh polisi. Karya seni yang paling besar, paling kecil, paling murah, dan yang paling mahal. Kematian sejumlah seniman yang menggemparkan. Tak lupa hikayat galeri dan suguhan kuliner perhelatan seni sejak 100 tahun silam, serta drama vandalisme seni yang keterlaluan. O, ya, sisik-melik teko, kartu pos, dan fotografi seni juga diperbincangkan. Agus Dermawan T—pengamat seni penerima berbagai penghargaan— menuliskan lebih dari 100 kisah yang acap terlupakan ini dengan santuy dan cermat. Semua bersumber dari catatan faktual sang sahibulhikayat. "Seni—dari lukisan sampai tulisan—terlahir dari ramuan bakat alamiah, pengalaman hidup, bimbingan, dan pendidikan. Tulisan Agus Dermawan T adalah hasil yang indah dari ramuan itu. Agus adalah seniman di antara para penulis seni dan analis yang tajam di antara para seniman." —Dr Jean Couteau, sosiolog, penulis buku-buku kebudayaan. Spesifikasi Produk: Penulis: Agus Dermawan T. Editor: Candra Gautama Kategori: Nonfiksi, Kebudayaan, Seni Budaya Terbit: 17 Maret 2021 Harga: Rp100.000 Tebal: 344 halaman Ukuran: 150 mm x 230 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024248833 ID KPG: 591801527 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia E-book Gramedia Digital Buku Terkait:         #KarnavalSahibulhikayat #AgusDermawanT #NonFiksi #Kebudayaan #SeniRupa #PenerbitKPG
Pengaruh Musik Indonesia pada Musik Prancis Abad ke-20
  Sinopsis PAMERAN DUNIA tahun 1889 di Paris merupakan pertemuan pertama orang Eropa dengan musik Jawa. Ketakjuban mereka akan Dunia Timur telah ada sejak lama dan pameran besar, yang berulang-ulang diadakan sepanjang abad ke-19, menonjolkan minat menggebu itu. Orang banyak akhirnya dapat melihat, mendengar, merasakan, menyentuh Dunia Timur yang selama ini seolah-olah mitos saja. Sudah menjadi pendapat yang diterima secara umum bahwa Debussy sangat dipengaruhi oleh musik Jawa yang didengarnya dalam pameran tahun 1889 itu. Untuk memahami bagaimana Debussy dapat merasakan musik Jawa dalam Pameran Dunia tahun 1889, kami akan membahas sejumlah reaksi penonton yang akan membantu mengenali mentalitas orang pada ujung abad ke-19. Kemudian kami akan memeriksa karyanya untuk memperlihatkan berbagai aspek yang menurut kami berkaitan dengan musik Jawa. Analisis itu akan menunjukkan pengaruh yang tak terbantah dari gamelan pada caranya mengartikan fenomena musik. Debussy membuka celah, dan banyak musisi Prancis akan ikut menyusup melalui celah tersebut. Seperti pendahulunya, lambat laun generasi musisi mendatang akan menemukan dan memanfaatkan keindahan musik Jawa, Bali, serta berbagai musik Indonesia lainnya. Spesifikasi Produk Penulis: Patrick Revol Kategori: Nonfiksi, Sejarah Terbit: 17 Maret 2021 Harga: Rp 65.000 Tebal: 390 halaman Ukuran: 160 mm x 240 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024815400 ID KPG: 592101886 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia E-book Gramedia Digital Buku Terkait         #PengaruhMusikIndonesiapadaMusikPrancisAbadke20 #PatrickRevol #Nonfiksi #Sejarah #BukuEFEO #PenerbitKPG
Pungky Widiaryanto
  PUNGKY WIDIARYANTO lahir di Bantul, 17 April 1983. Ia lulus pendidikan S1 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2006. Semasa kuliah, ia tidak hanya berfokus pada dunia akademik, melainkan juga aktif di berbagai kegiatan organisasi, baik di dalam maupun luar kampus. Prestasi akademik dan keaktifannya pada ekstra kurikuler mengantarkan Pungky mendapatkan sejumlah beasiswa, mengikuti Future Leader Program UGM, dan mewakili universitasnya di ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional. Di luar akademik, ia memenangi turnamen olahraga, khususnya cabang Tae Kwon Do dan anggar. Ia juga terpilih sebagai Duta Wisata “Dimas Diajeng” Yogyakarta.  Pada 2011, ia melanjutkan pendidikan S2 (MSc) dengan beasiswa dari USAID di Department Forestry, Michigan State University, Amerika Serikat, dan mengambil spesialisasi International Development. Saat kuliah di Amerika, ia memperoleh Ambassador’s Award for Excellence dari Duta Besar Indonesia untuk Amerika. Selain itu, Pungky pernah mendapatkan beasiswa dari British Council, USFS, JICA, Chevening Fellowship, dan Australia Awards.  Setelah lulus pendidikan sarjana, ia sempat menjadi dosen di almamaternya. Kemudian, ia mengabdikan diri untuk negeri sebagai aparatur sipil negara hingga kini. Berbagai pelatihan terkait dengan konservasi, kehutanan, perubahan iklim, kebijakan publik, hingga kepemimpinan di dalam dan luar negeri pernah diikutinya. Sehari-hari ia berkecimpung dalam perencanaan konservasi alam dan kehutanan. Selain memimpin beberapa proyek dan bekerja sama dengan rekannya, Pungky menyukai petualangan alam. Terutama di taman nasional, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Oleh karena itu, ia mempersembahkan satu buku khusus berjudul Taman Nasional Indonesia: Permata Warisan Bangsa (KPG, 2021). Pungky juga rajin menulis artikel di media massa, majalah, dan jurnal ilmiah. Ia terlibat aktif dalam penyusunan kajian dan dokumen kebijakan publik, antara lain, “Strategi Nasional REDD+” (2010), “Grand Design Pengendalian Karhutbunla” (2017), “Rasionalisasi Kawasan Hutan” (2018), “Mekanisme Pendanaan Kawasan Konservasi” (2019), dan dokumen perencanaan pembangunan nasional.     #PungkyWidiaryanto #TamanNasionalIndonesia #PenerbitKPG
HMT Oppusunggu
  Humala Mangantar Tua (HMT) Oppusunggu lahir dari keluarga sederhana di Desa Marihat I, daerah perkebunan di Pematang Siantar, Sumatra Utara, 23 Agustus 1923. Meski begitu, pendidikan tetap nomor satu. Pada era penjajahan Belanda ia bersekolah di HBS VB Medan. Saat Jepang berkuasa, dia sekolah di Syonan Ika Daigaku, Singapura. Baru setelah Indonesia merdeka, Oppusunggu boleh berbangga bisa kuliah di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Kelak, ia juga berkesempatan menempuh pendidikan tinggi di salah satu universitas terbaik di Amerika Serikat, yakni School of Economics, Yale University. Dalam dunia pendidikan, Oppusunggu bisa dibilang anak ideologis Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo, ekonom terkenal dan mantan Menteri Perdagangan RI. Sang profesor juga yang merekomendasikan Oppusunggu muda bekerja sebagai staf junior di Komisi Ekonomi dan Sosial PBB Untuk Asia dan Pasifik (ESCAP) di Bangkok, Thailand. Dari sekadar magang, penulis yang pernah menyandang pangkat letnan II, TNI, komandemen Sumatra, Bukittinggi itu, akhirnya mengabdi selama 20 tahun di ESCAP dan menjadi perwakilan Indonesia yang menjabat penasihat bidang ekonomi di lembaga internasional tersebut. Sekembalinya ke Indonesia, kebiasaan Oppusunggu menganalisa situasi ekonomi mikro dan makro terus berlanjut. Di usianya yang hampir seabad, mantan wakil rektor Universitas Nommensen Medan itu tetap rutin membaca koran, menyampaikan kritik dan saran, perbaikan-perbaikan untuk pemerintah kita lewat tulisan di media massa. Buah pemikiran Oppusunggu sebagian besar telah dibukukan. Teranyar, KPG menerbitkan kumpulan opininya dari tahun 1986-2018 dengan judul Pengecam Polos Indonesia Tiada Tara.  HMT Oppusunggu meninggal dunia pada Selasa, 5 Januari 2021 pukul 06.27 WIB di RS. Siloam Kebun Jeruk, Jakarta.    #PenulisKPG #HMTOppusunggu #PengecamPolosIndonesiaTiadaTara #SosialEkonomi #PenerbitKPG
2 likes
Nasir Tamara
  Nasir Tamara, yang pada 1970-an adalah wartawan Sinar Harapan di Paris, merupakan satu-satunya wartawan Indonesia--satu di antara dua wartawan Asia--yang mengikuti perjalanan pulang bersejarah Ayatullah Khomeini dari Paris ke Tehran di awal Januari 1979.  Di depan matanya berlangsung revolusi Iran: perubahan struktur kekuasaan, ekonomi, politik dan sosial. Seorang raja yang ditunjang oleh tentara urutan kelima terkuat di dunia digulingkan oleh rakyat tak bersenjata di bawah pimpinan seorang ulama yang hampir 15 tahun berada di pengasingan.  Pernah kuliah di Akademi Sinematografi, LPKJ, Jakarta di Falkutas Sastra, Universitas Indonesia, jurusan Antropologi. Nasir Tamara mendapat beasiswa dari pemerintah Prancis di tahun 1974 untuk belajar jurnalistik di Centre de Formation des Journalistes, Paris, yang dipimpin oleh Hubert Beuve-Mery, pendiri korang terkenal Le Monde. Lalu dilanjutkan di Institut Francais de Presse, Universite de Paris II sampai selesai. Semetara itu diikutinya kuliah Ilmu Politik di Universite de Paris I Sorbonne dan Antropologi di Univesite de Paris VII sampai mendapat gelar S2 di masing-masing disiplin. Tahun 1981 ia mendapat gelar doktor Sejarah dan Antropologi dari Ecole des Hauters D'Etudes en Sciences Sociales, Universite de Paris.  Nasir Tamara pernah bekerja sebagai koresponden Tempo di Paris. Di Eropa ia praktek kerja di kantor berita Prancis, AFP, Paris, dan di harian The Birmingham Post Inggris. Nasir Tamara yang terkadang menulis di mingguan Far Eastern Economic Review serta harian Suara Pembaruan dan Kompas, juga turut mendirikan harian Republika, majalah Kapital, dan Global TV. Selain Revolusi Iran (KPG, 2017), dia menulis, menerjemahkan, dan menjadi editor sekitar 20 buku, di antaranya Agama dan Dialog Antar Peradaban, Peran Iran Perang Irak, Hamka di Mata Hati Umat, Indonesia in the Wake of Islam, Di Puncak Himalaya Sang Dwiwarna Kukibarkan, Aburizal Bakrie: Bisnis dan Pemikiriannya, Indonesia tahun 2000, Mencuri Uang Rakyat: Korupsi di Indonesia, Indonesia Rising: Islam Democracy and the Rise of Indonesia.    #Profil #PenulisKPG #NasirTamara #RevolusiIran #PenerbitKPG 
2 likes
Mark Twain
  Mark Twain dilahirkan pada tahun 1835. Dia dibesarkan di Hannibal, Missouri, sebuah kota kecil dipinggir sungai Mississippi di Amerika Serikat. ketika remaja dia sangat tertarik kepada kapal-kapal uap yang berlalu-lalang di sungai Amerika Serikat yang besar itu. Ketika berusia sangat muda, Twain sudah bekerja sebagai seorang juru cetak di sebuah percetakan, dan kadang-kadang sebagai seorang penulis surat kabar. Sebagai pemuda berumur belasan tahun, dia menjadi nakhoda kapal sungai dan selama empat tahun berlayar di sungai Mississippi. Pada waktu Perang Saudara Amerika pecah pada tahun 1860, Twain pindah ke daerah barat yakni California. Saat itulah dia mengubah namanya menjadi "Mark Twain" yang berarti "dua depa dalamnya". Itu adalah istilah yang dipakai oleh awak kapal sungai bilamana mereka mengukur kedalaman air. Seiring berjalannnya waktu, Mark Twain mulai aktif menulis. Khususnya, Novel. Novel yang paling terkenal adalah Petualangan Tom Sawyer, dan Petualangan Huckleberry Finn. Kedua buku ini masing-masing menceritakan anak-anak berusia belasan tahun yang sedang tumbuh. Pengalaman-pengalaman mereka yang mengasyikkan itu menggambarkan kehidupan di tengah abad kesembilanbelas, dan menceritakan tentang pertentangan-pertentanganyang timbul antara orang muda dan orang dewasa. Seperti kebanyakan dari penulisan Twain, buku-buku ini penuh humor pula. Semakin umurnya bertambah, penulisannya semakin serius. Mark Twain meninggal pada tahun 1910. Sumber: Wikipedia     #PenulisKPG #MarkTwain #PetualanganTomSawyer #PetualanganHuckleberryFinn #PenerbitKPG
2 likes
Dr. Saiful Mujani
SAIFUL MUJANI, Asosiate Professor Ilmu Politik di Universitas Negeri Syarif Hidayatullah, adalah intelektual dan pendiri perusahaan penelitian politik paling berpengaruh di Indonesia sekarang ini--Saiful Mujani Research and Constulting (SMRC). Seorang pelopor utama penelitian survei di Indonesia, Saiful Mujani juga mendirikan Lembaga Survei Indonesia dan bertindak sebagai direkturnya dari 2004 hingga 2009.  Selain menjadi mantan direktur penelitian dan pengembangan Metro TV (saluran berita pertama di Indonesia dan sampai sekarang masih sangat diperhitungkan), Mujani secara teratur tampil di Metro TV serta TVOne dan SCTV. Ia juga menulis untuk majalah mingguan nasional terkemuka, Tempo, dan koran-koran nasional seperti Kompas, Media Indonesia, dan Koran Tempo. Publikasi-publikasi akademisinya mencakup berbagai artikel di American Journal of Political Science, Comparative Political Studies, Journal of Democracy, Asian Survey, dan Japanese Journal of Political Studies dan ia (bersama dengan Dr Liddle and Thomas Pepinky) mendapatkn anugerah tulisan terbaik dari American Political Science Assiociation pada Konferensi Tahunan 2009-nya. Salah satu kajiannya yang ditulis bersama Prof. William Liddle dan Kuskridho Ambardi tentang perilaku para pemilih di Indonesia telah dibukukan dengan judul "Kaum Demokrati Kritis: Analsis Perilaku Pemilih Indonesia" (KPG, 2019).   #Profil #PenulisKPG #SaifulMujani #RWilliamLiddle #KuskridhoAmabardi #KaumDemokratKritis #Nonfiksi #Politik #PenerbitKPG
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Didirikan tahun 1974, Gramedia Pustaka Utama merupakan bagian dari Kompas Gramedia, jaringan media terbesar di Indonesia. Fokus terbitannya kepada 12 bidang utama: Fiksi Dewasa, Fiksi Remaja, Fiksi Anak, Sastra - Literatur, Bisnis Ekonomi, Social Science, Pengembangan Diri, Kamus & Referensi, Boga, serta Busana & Kecantikan. Selama lebih dari 40 tahun penerbit Gramedia Pustaka Utama telah menjadi rumah bagi banyak penulis dan buku-buku terbaik di Indonesia. Beberapa nama penulis seperti Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Clara Ng., Agustinus Wibowo, Hermawan Kertajaya, Franz Magnis-Suseno, serta penulis internasional seperti Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell, Dale Carnegie mempercayakan karyanya untuk selalu diterbitkan melalui Gramedia Pustaka Utama. Karya-karya terbitan Gramedia Pustaka Utama juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional, di antaranya Kusala Sastra Khatulistiwa, Penghargaan IKAPI, Islamic Book Award, Anugerah Pembaca Indonesia, Gourmand World Cookbook Awards, Liberaturpreis Jerman, World Reader's Award, hingga dinominasikan dalam penghargaan Man Booker International Prize. Di samping itu, Gramedia Pustaka Utama juga selalu mendukung berbagai kegiatan pengembangan literasi di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan berpartisipasi aktif dalam Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, ASEAN Literary Festival, serta Singapore International Writers Festival. Saat ini, dengan lebih dari 30 ribu judul buku yang telah diterbitkan serta jalinan kerjasama dengan lebih dari 200 penerbit asing terkemuka dari AS, Belanda, Jerman, Belgia, Brasil, Denmark, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Malaysia, dan Swis, Gramedia Pustaka Utama telah berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penerbit buku terbaik di Indonesia. Di masa depan Gramedia Pustaka Utama berkomitmen untuk tetap berusaha menjadi agen pembaruan bagi bangsa: memilih dan memproduksi buku-buku yang berkualitas, yang  memperluas wawasan, memberikan pencerahan, dan merangsang kreativitas berpikir, dengan dukungan teknologi. Founded in 1974, Gramedia Pustaka Utama is a part of Kompas Gramedia, Indonesia's largest media network. Gramedia Pustaka Utama focuses its publication on these 12 major areas: Adult Fiction, Young Adult Fiction, Children's Books, Literature, Business & Economy, Social Sciences, Self Improvement, Dictionary & Reference, Culinary Books and Beauty & Fashion. For more than 40 years Gramedia Pustaka Utama have been publishing many of Indonesia's best books and home to some of the finest writers. Indonesia's most established authors such as Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Clara Ng., Agustinus Wibowo, Hermawan Kertajaya, Franz Magnis-Suseno, as well as international authors like Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell and Dale Carnegie have entrusted their works to be published by Gramedia Pustaka Utama. Many of our published books have won numerous national and international awards, including Kusala Sastra Khatulistiwa, IKAPI (Association of Indonesian Publishers) Award, Islamic Book Award, Anugerah Pembaca Indonesia (Indonesia Readers' Award), Gourmand World Cookbook Awards, Liberaturpreis Germany, World Reader's Award, and have been nominated for the Man Booker International Prize. Gramedia Pustaka Utama also supports literacy development activities in Indonesia and South East Asia by participating actively in Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, ASEAN Literary Festival, and Singapore International Writers Festival. Today, with more than 30 thousand published titles and through its cooperation with more than 200 leading foreign publishers from the US, Netherlands, Germany, Belgium, Brazil, Denmark, Hong Kong, India, the Great Britain, Italy, Japan, Germany, Canada, Malaysia and Switzerland, Gramedia Pustaka Utama has solidified its position as one of the best publishers in Indonesia. In the future, Gramedia Pustaka Utama is committed to being the nation's agent of change: to choose and produce quality books, to expand horizons, to enlighten people and stimulate creative thinking, all with the support of cutting-edge technologies.      
Penerbit KPG
Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) adalah salah satu penerbit di bawah payung Kelompok Kompas Gramedia yang memiliki tradisi memadukan bisnis dan kegiatan sosial. Leluri ini bersumber pada keyakinan bahwa profit dalam bisnis seyogianya diperoleh dari mengembangkan potensi sekeliling. Didirikan pada 1 Juni 1996 atas prakarsa Parakitri T. Simbolon, KPG berusaha meningkatkan melek sains dan keterbukaan pikiran pembaca dengan menerbitkan buku-buku sains dan humaniora, baik lokal maupun terjemahan. Seperti namanya, pustaka tersebut hendaklah populer: serius dan nikmat. Serius, berarti sanggup memberi pembaca pemahaman yang jernih atas satu perkara, menggairahkan pembaca untuk memikirkan atau merenungkan suatu perkara lebih jauh lagi, atau memberi kejutan—sepetak ruang hening di tengah hiruk-pikuk banjir informasi. Nikmat, maka bahasanya mengalir jelas, dan bila perlu disajikan dengan ilustrasi, kartun, ataupun dalam bentuk komik agar perkara rumit lebih gampang dipahami. Buku pertama KPG,  terbit pada 1996, adalah Politik Kerakyatan, cerita bergambar saduran Discorsi karya utama Niccolò Machiavelli. Setahun kemudian, Politik Kekuasaan, masih saduran karya Machiavelli, terbit hampir bersamaan dengan tiga karya duo kartunis Benny & Mice dalam seri Lagak Jakarta.  Seri ini mendapat sambutan luas setelah  pada 2007 terbit Edisi Lengkap Lagak Jakarta. Pembaca makin gandrung dengan duo kartunis Benny & Mice, sosiolog par excellence, setelah mereka meluncurkan buku-bukunya, 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta (2008), dan Lost in Bali 1 (2008) dan Lost in Bali 2 (2009), di samping karya tunggal Benny, Dari Presiden ke Presiden 1 dan 2. Novel pertama KPG, Saman, karya Ayu Utami, terbit hampir bertepatan dengan awal berkecambahnya Reformasi di negeri ini. Saman memenangi beberapa penghargaan sastra, di antaranya Lomba Penulisan Novel DKJ 1998 dan Prince Claus Award pada 2000. Kehadiran novel ini cukup fenomenal. Bukan hanya mutu sastranya yang tinggi dan keberaniannya mengangkat isu-isu politik dan seksualitas perempuan yang ketika itu ditabukan, Saman dicetak ulang hingga lima kali hanya dalam waktu tiga bulan, hingga menjadi lokomotif untuk penerbitan sastra lokal. Kartun Fisika karya Larry Gonick yang terbit pada 2001 merupakan buku sains pertama KPG. Buku-buku sains lainnya, antara lain, adalah Seri Science Masters. Seri ini mencakup buku-buku populer karya saintis terkemuka dunia di  berbagai bidang, mulai dari fisika kuantum hingga kosmologi, dan dari palaentologi hingga neurologi. Dalam perkembangannya, KPG memiliki beberapa lini, yaitu POP dan IceCube untuk pembaca remaja dan dewasa muda, GAIA untuk ibu muda, Kiddo untuk anak-anak, dan Muara untuk pembaca Muslim, serta inisiatif oleh Comma Books. Tidak hanya menerbitkan buku, kini KPG juga bergerak di bidang penerbitan konten. About Us Founded in 1996, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) is a book publisher based in Jakarta, Indonesia, under Gramedia Group, the largest publishing group in Indonesia. KPG specializes in fiction and popular nonfiction books, by local authors as well as translations of international works. KPG’s active imprints include KPG (mainstream fiction and nonfiction books), Kiddo (children’s books), Pop and Icecube (young adult fiction and nonfiction). Indonesian authors published by KPG includes award winners Ayu Utami and Leila S. Chudori, as well as bestselling authors Lukas Setia Atmaja, Naela Ali, and Marchella FP. KPG publishes the Indonesian translations of some world-famous titles such as Sapiens (Yuval Noah Harari), The Things You Can See Only When You Slow Down (Haemin Sunim), The Power of Habit (Charles Duhigg), Norwegian Wood (Haruki Murakami), and Cosmos (Carl Sagan). KPG has also published books by National Geographic since 2011.              Kirim naskah: dps.gramedia.com Resensi: kpg.bookmania@gmail.com     #PenerbitKPG
114 likes