Kepustakaan Populer Gramedia
by on December 17, 2019
389 views

Naela Ali telah menghasilkan enam buku sejak karya debutnya Stories for Rainy Days #1 terpajang di rak buku Gramedia pada 2016 dan langsung mencetak predikat ‘buku dengan penjualan terbaik’, bahkan sampai sekarang. Stories for Rainy Days #2 terbit Februari 2017, diikuti Things & Thoughts I Drew when I was Bored pada tahun yang sama bulan Agustus. Tak sampai setahun, tepat di bulan kasih sayang, Naela meluncurkan seri ketiga Stories for Rainy Days. Lalu untuk pertama kali, perempuan kelahiran 1992 itu menulis cerita pendek. Kumpulan cerpennya, Floating in Space yang beredar pada Juli 2018 dibuat bersampul hitam kelam. Barangkali untuk menyesuaikan dengan warna langit malam, sebagaimana tokohnya sejak buku perdana selalu memimpikan “Mr. Spaceman”. Tahun ini, Naela menunjukkan produktivitasnya dengan menambahkan Silly Gilly Daily di jajaran buku teranyar Penerbit Pop, lini penerbitan KPG.

Silly Gilly Daily menceritakan tentang Gilly, tokoh imajinasi Naela Ali. Namun pembaca pasti bisa menebak bahwa karakter fiksi tersebut tak lain adalah cerminan sang ilustrator sendiri. Tertarik mengenal Gilly alias Naela Ali lebih dalam? Bagaimana lika-liku perjalanan karier Naela hingga menjadi penulis sukses seperti sekarang? Apa saja hal yang menjadi pelarian dan penghiburan Nae jika rutinitas mulai menjemukan? Simak 10 fakta unik tentang Naela Ali berikut ini.

 

1. Anak kamar banget

Naela Ali di kamarnya sedang melukis dengan cat air. Sumber: IG @naelaali.

 

“Aku bisa dibilang dari kecil itu penyendiri. Enggak banyak bergaul, tetapi sekalinya akrab dengan satu lingkungan, aku bisa jadi bawel banget dan banyak gerak, hehe. Cuma suka sulit untuk mulai di lingkungan baru. Comfort zone-ku di kamar. Kalau sudah di kamar enggak akan keluar kecuali makan dan mandi. Di kamar kegiatanku: nonton, baca, gambar dan berimajinasi.“

 

2. Enggak menonjol di kampus, tapi kalau kerja sepenuh hati bisa juga dapat A

“Waktu kuliah, aku sempat aktif di HIMDKV. Tapi mostly ya ‘ngamar’ aja di kamar kosan. Atau nongkrong-nongkrong sama teman-teman kampus. Soal akademik, aku enggak terlalu bagus. Dapat tugas, aku kerjakan asal jadi saja. Yang penting ngerjain, hehe. Tapi akhir-akhir kuliah, aku mulai perbaiki nilai dan berhasil lulus dengan skor tugas akhir A. Mungkin karena aku mengerjakannya dengan sepenuh hati. Untuk tugas akhir, aku bikin buku tentang tempat bersejarah di Jakarta tapi pakai ilustrasi. Jadi fun banget mengerjakannya. Selebihnya, aku biasa-biasa saja, bukan yang setiap tugas dapat nilai cemerlang.”

 

3. Kesibukan Naela Ali

Produk kreatif kreasi Naela Ali dalam suatu pameran. Sumber: IG @naelaali.

 

“Sibuk gambar, gambar dan gambar, hehe. Pekerjaan aku, baik bikin buku atau ilustrasi lepas, semuanya menggunakan gambar. Hobiku pun gambar. Jadi semuanya berputar di menggambar. Selain itu, aku juga sibuk membuat perencanaan, melakukan pemasaran, dan memproduksi merek dagangku sendiri, yaitu Asobi.”

 

4. Penggemar Jepang, kucing, dan Haruki

"Awalnya karena dari kecil sukanya menyendiri, aku jadi rajin baca buku dan menonton. Dimulai dari baca manga dan nonton anime, aku jadi sering melihat kebudayaan Jepang dan kepikiran “menarik banget kehidupan mereka”. Karena apa yang biasa aku jalani dan apa yang aku lihat di komik dan tv agak sedikit berbeda. Sebenarnya kebudayaan sehari-hari mereka yang awalnya menarik hati. Lama kelamaan semakin tertarik. Aku pun mulai mendalami lagi. Pergi ke Japan Foundation, lihat-lihat di perpustakaannya buku-buku berbahasa Jepang. Kebanyakan belajar dari buku dan nonton saja, sih. Akhirnya bisa menguasai hiragana dan katakana. Walaupun kanji masih belum bisa hehe. Belajarnya dari kecil aja, sedikit-sedikit. Dan kucing itu erat dengan kebudayaan Jepang sejak jaman dulu. Jadi, enggak mungkin enggak jatuh cinta juga sama binatang yang satu itu kalau sudah mempelajari tentang Jepang. Aku juga koleksi semua buku Haruki Murakami.”

 

5. Film dan musik pembangkit mood

“Aku suka film-filmnya Ghibli. Aku suka Totoro, Spirited Away, Only Yesterday, Ocean Waves. Aku juga suka film ringan dan menghibur. Aku suka romantic comedy, semacam Clueless, 10 Things I hate About You, Notting Hill, Empire Records, dan masih banyak lagi. Kalau musik, jujur, apa saja didengarkan. Mulai dari Blur, Arctic Monkeys, Warpaint, Ryuichi Sakamoto, Joe Hisaishi, Tame Impala, dll. Banyak deh, hahahah.. tergantung mood.”

 

6. Tak bisa hidup tanpa makanan pedas

“Makanan pedas! Aku enggak bisa hidup tanpa makanan pedas, hehe. Kalau minuman, aku suka susu, ocha dingin dan air mineral.”

 

7. Main gim saja bisa panik

“Aku sebenarnya enggak terlalu suka main gim, tapi kalau sudah tertarik bisa enggak berhenti main dan lupa waktu. Tapi anaknya ‘panikan’ dan gampang menyerah, kalau sudah enggak bisa, langsung berhenti main daripada stress, haha.”

 

8. Dukungan luar biasa dari penggemar

“Kalau lagi merasa sendiri atau lagi enggak semangat berkarya, aku bacain DM atau komentar positif dari penggemar dan itu bikin aku langsung semangat lagi. Bagi aku penggemar seperti teman yang selalu support dengan tulus.”

 

9. Ketika karyanya diremehkan:

“Papaku pernah bilang, “Bicara itu mudah, action yang sulit”. Jadi, walaupun dalam ucapan semua terlihat mudah, percayalah, butuh banyak keberanian dan usaha untuk menjadikannya bentuk nyata. Karyaku pun masih banyak kurangnya, tapi bukankah lebih baik berbuat sesuatu daripada tidak sama sekali dan hanya mengomentari? Kadang aku juga merasa down kok kalau ada kata-kata yang enggak enak didengar. Tapi we can’t please everyone. Jadi, lihat sisi positif saja. Banyak yang bahagia karena bukuku, di situlah aku memfokuskan energi. Dan yang pasti, terus memperbaiki diri.”

 

10. Terakhir, ada pesan dari Naela Ali:

Inspiration is actually all around you. All you have to do is feel.

heart
Posted in: Wawancara
Be the first person to like this.