Drag to reposition your photo
Cancel
Save

siapabilang.com

Lives in Indonesia
Berbohong Dengan Statistik
1 like Buku
  Sinopsis Benjamin Disraeli (1804-1881) mengatakan ada tiga macam kebohongan: ngibul, bohong, dan statistik. Kendati peringatan ini telah berusia lebih dari seabad, statistik yang mengecoh masih saja kita jumpai hingga sekarang. Masih ingat iklan “tujuh dari sepuluh perempuan Indonesia menggunakan produk X”? Spanduk di belakang gedung MPR yang bertuliskan “jika Anda menolak si X maka Anda menyakiti hati sejuta pemilih partai Y”? Atau barangkali hasil riset yang menyimpulkan “dua dari tiga lelaki Jakarta berselingkuh”?  Buku ini mirip panduan bagaimana menggunakan statistik untuk mengelabui. Karena para penipu telah mahir menerapkan berbagai trik di dalam buku ini, orang-orang jujur seperti Anda layak membacanya untuk membela diri. Buku ini juga layak dibaca oleh mereka yang ingin belajar statistik lewat contoh sehari-hari. Spesifikasi Produk Penulis: Darrell Huff Penerjemah: J. Soetikno Pr. & Christina M. Udiani Ilustrator: Irving Geis Perancang Sampul & Penataletak: Pinahayu Parvati Kategori: Nonfiksi, Sains, Statistik Terbit: Mei 2002 (Cetakan pertama), 7 Juli 2021 (Cetakan kedua) Harga: Rp80.000 Tebal: 182 halaman Ukuran: 135 mm x 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024816032 ID KPG: 592101927 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID Ebook Gramedia Digital Buku Terkait       #BerbohongdenganStatistik #DarrellHuff #Nonfiksi #Sains #Statistik #PenerbitKPG
siapabilang.com
TL
1 like Penulis
TAN LIOE IE dilahirkan di Denpasar, menamatkan SD hingga SMA di kota yang sama dan kini tinggal di sana. Pernah kuliah di Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Jakarta (tidak tamat), sebelum akhirnya menamatkan S-1 Manajemen di Fakultas Ekonomi, Universitas Udayana, pada 1996.  Selain menulis puisi, dia menggubah puisi-musik (sinergi puisi dan musik). Puisi-musik gubahannya yang direkam dalam album Kuda Putih terdiri atas 10 komposisi, 8 di antaranya merupakan karya penyair Umbu Landu Paranggi, sedangkan sisanya adalah 2 puisinya sendiri. Dia juga menulis cerpen dan esai. Puisi-puisinya dimuat antara lain di Bali Post, Nusa, Kompas, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Merdeka, Berita Buana, CAK, Horison, Coast Lines, Le Banian, dan Orientirungen, serta tersebar dalam lebih dari 26 antologi. Buku puisinya yang pertama, Kita Bersaudara, diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan judul We Are All One oleh Dr Thomas M. Hunter Jr. Buku puisinya yang kedua, Malam Cahaya Lampion (Bentang Pustaka, 2005) diterjemahkan dalam bahasa Belanda (plus satu puisinya yang lain) dengan judul Nacht van de Lampionnen (Uitgeverij Conserve, 2008) oleh Linde Voute dan diluncurkan di Den Haag saat dirinya diundang tampil di Winternachten Festival. Puisinya juga pernah disiarkan dalam program Poetica radio ABC Australia. Buku puisi terbarunya, Ciam Si: Puisi-puisi Ramalan (Buku Arti, 2015), diterjemahkan oleh Elizabeth D. Inandiak ke dalam bahasa Prancis (Pustaka Ekspresi, 2017) dan diedarkan di Belgia. Puisinya juga ada yang diterjemahkan dalam bahasa Jerman, Mandarin, Rusia dan Bulgaria.  Tan Lioe Ie kerap diundang untuk tampil dalam berbagai acara sastra di berbagai tempat di Indonesia. Di luar negeri, antara lain dia pernah diundang mengikuti Tasmanian Writers & Readers Festival (2003), juga menjadi penulis residen; festival sastra di Suriname, kerja sama Winternachten dan SS ‘77 (kelompok penulis Suriname); festival sastra di Afrika Selatan, kerja sama Winternachten dan Spier Arts Trust (Stellenbosch), University of Western Cape (Cape Town), 10th Poetry Africa, Centre for Creative Arts University of Kwazulu-Natal, Durban; Winternachten Festival, Den Haag, Belanda; membaca puisi di Bronbeek, Belanda; membaca puisi di Paris dengan tuan rumah Pasar Malam, Lembaga Persahabatan Indonesia Prancis; serta membaca puisi di Berlin dalam acara Poetry Clash, yang diadakan oleh penulis Martin Jankowski dan kawan-kawan. Pembacaan puisinya juga pernah direkam oleh sutradara Wieteke van Dort (Belanda). Dalam rekaman yang sama, aktor Belanda Willem Nijholt juga membaca puisi Tan Lioe Ie. Dalam sebuah wawancara oleh radio ABC dan BBC, dia diminta membacakan puisinya. Pada 2017, Tan Lioe Ie menjadi salah seorang sastrawan delegasi kesenian yang ikut serta dalam Europalia Arts Festival Indonesia di Belgia.  Tan Lioe Ie pernah memenangkan lomba penulisan puisi nasional Sanggar Minum Kopi dan Taraju Awards. Dia juga redaksi jurnal CAK, pernah menjadi editor tamu Coast Lines, editor Paradox, dan pernah aktif di Sanggar Minum Kopi, Bali. Bersama beberapa teman, dia membentuk Bali Blues Island (komunitas blues). Bersama Bali PuisiMusik, Tan Lioe Ie sudah meluncurkan album Exorcism dan pada akhir 2012 merilis Kuda Putih. Dia juga bergabung dengan Classic Rock & Blues Community. Buku memoar Tan Lioe Ie akan diterbitkan oleh Penerbit KPG, dengan judul Naik Puisi: Catatan Seorang Penyair-Pengelana.  
siapabilang.com
Dari Belakang Gawang: Esai-esai Sepakbola
1 like Buku
Sinopsis Tribun belakang gawang adalah posisi terbaik bagi pencinta sepak bola. Di sanalah kita menyorakkan dukungan ke lini belakang klub kebanggaan, sekaligus—pada babak lain—mengintimidasi kiper lawan agar gentar menghadapi serangan pemain kita. Semua itu dari jarak yang dekat sekali. Dari belakang gawanglah kita terlibat langsung, sebagai pemain kedua belas, dalam pertandingan. Di luar stadion, di mana-mana, sepak bola tetap tidak sanggup menolak keterlibatan kita. Messi yang menggiring bola mengecoh para pemain lawan, Ronaldo yang melompat setinggi batas nalar, atau Neymar yang jatuh untuk kesekian kalinya, semuanya terasa dekat. Kita selalu merasa terlibat. Dan bukan hanya kita saja, tetapi juga bandar judi, jaringan mafia, industri media, korporasi, politisi, dan banyak lagi. Dalam kumpulan esai Dari Belakang Gawang ini, Darmanto Simaepa dan Mahfud Ikhwan mempertemukan kepekaan antropolog dan imajinasi sastrawan untuk menunjukkan betapa luas bentang persoalan sepak bola, suatu cabang olahraga yang, pada kenyataannya, tidak sesederhana 22 pemain berebut bola. Spesifikasi Produk Penulis: Darmanto Simaepa & Mahfud Ikhwan Editor: Udji Kayang Perancang Sampul & Penataletak: Pinahayu Parvati Kategori: Nonfiksi, Kumpulan Esai Terbit: 7 Juli 2021 Harga: Rp80.000 Tebal: 216 halaman Ukuran: 135 mm x 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024816131 ID KPG: 592101925 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID Ebook Gramedia Digital Buku Terkait             #DariBelakangGawang #DarmantoSimaepa #MahfudIkhwan #Nonfiksi #KumpulanEsai #PenerbitKPG
siapabilang.com
Brian Clegg
1 like Penulis
  Brian Clegg ialah penulis buku-buku sains populer. Dice World dan A Brief History of Infinity karyanya telah masuk daftar nominasi peraih Royal Society Prize for Science Books. Brian telah menulis untuk banyak publikasi, termasuk The Wall Street Journal, Nature, BBC Focus, Physics World, The Times, The Observer, Good Housekeeping dan Playboy. Dia juga editor popularscience.co.uk dan mengelola blog brianclegg.blogspot.com. Pada tahun 2021, salah satu bukunya yang berjudul Big Data diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit KPG dengan judul Mahadata: Bagaimana Revolusi Informasi Mengubah Hidup Kita.   #Mahadata #BrianClegg #PenerbitKPG 
siapabilang.com
Olivier Johannes Raap
1 like Penulis
  Olivier Johannes Raap lahir tanggal 5 Oktober 1966 di Belanda. Setelah lulus sekolah menengah, dia melanjutkan pendidikan arsitektur di sebuah universitas di Delft. Mulai 1998, entah sudah berapa kali dia mengunjungi Indonesia, khususnya Pulau Jawa, untuk belajar bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan mendalami sejarahnya. Olivier mengumpulkan ribuan benda antik yang berkaitan dengan Indonesia masa lampau, termasuk banyak kartu pos kuno yang akhirnya menjadi materi untuk beberapa buku bertema Djawa Tempo Doeloe. Pada 2013 terbitlah buku pertamanya, Pekerdja di Djawa Tempo Doeloe, yang kemudian diikuti Soeka Doeka di Djawa Tempo Doeloe, dan Kota di Djawa Tempo Doeloe. Buku lainnya ada, Sepoer Oeap di Djawa Tempo Doeloe, yang terbit pada tahun 2017, dan Potret Pendoedoek di Djawa Tempo Doeloe yang terbit pada tahun 2021. Olivier tak enggan untuk bertatap muka dengan khalayak. Telah digelar roadshow bedah buku yang ramai di banyak kota di Jawa. Olivier bisa dihubungi lewat Facebook dan e-mail: olivierjohannesraap@gmail.com.   #SoekaDoekadiDjawaTempoDoeloe #KotadiDjawaTempoDoeloe #SepoerOeapdiDjawaTempoDoeloe #PotretPendoedoekdiDjawaTempoDoeloe #OliverJohannesRaap #PenerbitKPG
siapabilang.com
Silly Gilly Daily: Stay at Home
1 like Buku
Sinopsis: Gilly is back at home!  (Well, like always)  But this time it is a lil bit different! How is Gilly gonna spend her days at home during pandemic? Spesifikasi Produk Penulis: Naela Ali Editor: Gabby Kategori: Fiksi, Short Stories Terbit: 14 Juli 2021 Harga: Rp 135.000 Tebal: 160 halaman Ukuran: 125 mm x 185 mm Sampul: Hardcover ISBN: 9786024816100 ID KPG: 592101924 Bahasa: Inggris Usia: 13+ Penerbit: POP Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID Buku Terkait        
siapabilang.com
Naik Puisi: Catatan Seorang Penyair-Pengelana
1 like Buku
Sinopsis “Saya sempat menyaksikan balkon tempat Nelson Mandela dulu memberikan pidato pertama setelah bebas dari penjara rezim apartheid. Nelson Mandela memang sosok luar biasa. Meski lama dipenjara oleh rezim apartheid, dia malah mengajak rekonsiliasi. Ini bedanya dengan di Indonesia. Dendam sejarah dipelihara untuk komoditas politik para politisi busuk.” Naik Puisi: Catatan Seorang Penyair-Pengelana adalah kisah perjalanan Tan Lioe Ie selama mengikuti festival sastra di berbagai negara dan di dalam negeri. Dengan gaya bahasa yang renyah, Tan Lioe Ie tidak hanya memotret perbedaan kondisi antara Indonesia dan negara-negara lain, tetapi juga bermacam peristiwa unik dan lucu yang dia alami bersama kawan-kawannya di berbagai tempat dan kesempatan. Ketika di Paramaribo, Suriname, misalnya, dia mampir ke sebuah toko suvenir yang menjual jimat untuk menang judi di kasino. Kepada kawannya, dia berbisik, “Jika jimat untuk menang judi ampuh, mestinya dia tak usah repot membuka toko oleh-oleh. Dipakai saja sendiri….” Spesifikasi Produk Penulis: Tan Lioe Ie Editor: Udji Kayang Perancang Sampul & Penataletak: Wendie Artswenda Kategori: Nonfiksi, Memoar Terbit: 30 Juni 2021  Harga: Rp 90.000 Tebal: 272 halaman Ukuran: 135 mm × 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024816063 ID KPG: 592101923 Bahasa: Indonesia Usia: 15+ Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di: Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID EBook Gramedia Digital Buku Terkait     #NaikPuisiCatatanSeorangPenyairPengelana #TanLioeIe #Nonfiksi #Memoar #PenerbitKPG
siapabilang.com
Mahadata: Bagaimana Revolusi Informasi Mengubah Hidup Kita
4 likes Buku
Sinopsis Mahadata (Big Data) sering disebut-sebut orang akhir-akhir ini. Mahadata dianggap sesuatu yang akan—atau sudah—berpengaruh besar dalam zaman informasi. Namun apa sebenarnya mahadata? Bagaimana mahadata bekerja, apa saja manfaatnya, dan adakah dampak buruk mahadata? Buku ini menjadi pengantar untuk mengenal mahadata, berikut berbagai contoh penerapannya, di antaranya oleh Netflix, CERN, dan Amazon. Spesifikasi Produk Penulis: Brian Clegg Editor: Andya Primanda Penerjemah: D. Anshar Penataletak & Perancang Sampul: Pinahayu Parvati Kategori: Nonfiksi, Sains Terbit: 16 Juni 2021 Harga: Rp 80.000 Tebal: 164 halaman Ukuran: 135 mm x 200 mm Sampul: Softcover ISBN: 9786024816001 ID KPG: 592101920 Usia: 15+ Bahasa: Indonesia Penerbit: KPG Dapatkan buku cetak di Gramedia.com Gramedia Store KPG Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Shop di Shopee Mall Gramedia Official Store di Tokopedia Gramedia Official Store di Blibli Gramedia Official Store di JD.ID  E-book Gramedia Digital Buku Terkait       #Mahadata #BukuMahadata #BrianClegg #Nonfiksi #Sains #SainsPopuler #PenerbitKPG
Kelas Sastra dan Filsafat
  Kamu tidak suka teori tapi tetap ingin belajar menulis dan berpikir filosofis? Modul pembelajaran daring ini mungkin cocok untukmu, karena: Mulai dari intuisi, baru beranjak pada abstraksi. Dimulai dan diakhiri dengan latihan. Memberi latihan berpikir filosofis dalam terapan di dalam cerita (karya sastra). Menulis ditempatkan sebagai sarana untuk menemukan dan mengaktualisasikan diri yang otentik. Membuktikan bahwa kita bisa menulis tanpa harus punya ide awal yang jelas (sebab menulis justru merupakan proses penjernihan ide).   Ayu Utami adalah novelis yang mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar Indonesia, antara lain Prince Claus Award 2000 dan Ahmad Bakrie Award 2018. Ayu mengembangkan model pengajaran menulis kreatifnya sejak 2013. Ia menerbitkan, antara lain dua jilid buku Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis.  Yulius Tandyanto menyelesaikan S-1 dalam studi komunikasi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran dan S-2 dalam studi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Ia kini menempuh studi doktoral di Universitas Freiburg, Jerman.   Klik untuk registrasi menikmati kelas
siapabilang.com