Kepustakaan Populer Gramedia
on November 1, 2023 320 views

Banyak sejarah kelam Indonesia belum diketahui khalayak luas. Salah satunya genosida di Banda tahun 1621 oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dengan Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen. Peristiwa itu dimuat sebagai catatan sejarah, bahkan di Belanda. Sementara di Indonesia belum banyak yang membahas fakta sejarah tersebut.

Keminiman bahan bacaan terkait tragedi itu menginspirasi Iksaka Banu menulis cerpen berlatar sejarah, "Kalabaka" di buku Teh dan Pengkhianat yang terbit bersama KPG pada April 2019. Cerpen itu mendapatkan sambutan hangat. Sejumlah pembaca mengusulkan agar fiksi berlatar sejarah tersebut bisa dikembangkan menjadi cerita dengan napas yang lebih panjang. Novel Rasina yang terbit 1 Maret 2023 menjadi jawaban dari Iksaka Banu.

Lalu apakah novel ini merupakan kelanjutan cerita dari "Kalabaka" ataukah kisah yang sama sekali baru? Baca selengkapnya dalam Rasina. Bagi yang penasaran dengan proses kreatif Iksaka Banu dalam menulis Rasina, ikuti penuturannya dalam Prakata episode ke-14 ini.

Categories: Di Balik Pena
Be the first person to like this.