siapabilang.com
on June 23, 2020 8 views

Pandemi Covid-19 telah membuka kelemahan fondasi pangan kita. Apakah keragaman pangan lokal bisa menjawab krisis itu? Bisakah sorgum menjadi alternatif?

Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati, Penerbit KPG bekerjasama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) menggelar diskusi buku "Sorgum: Benih Leluhur untuk Masa Depan" karya penulis buku yang juga wartawan harian Kompas, Ahmad Arif. Tampil sebagai keynote speaker Bapak Emil Salim, pendiri dan pembina Yayasan Kehati, diikuti para pembicara: Rony Megawanto (Direktur Program Yayasan Kehati), Mama Loretha (pemenang Kehati Award 2012, pendamping petani dari Yaspensel, NTT), dan Arum Ayu (generasi milenial, pegiat UMKM pangan lokal).

Video ini merupakan rekaman acara yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2020 melalui Zoom. Bagi yang belum sempat berpartisipasi dalam Webinar tersebut, bisa menyaksikan diskusi selengkapnya di sini.

Info buku:
https://siapabilang.com/buku-sorgum-benih-leluhur/

Buku tersedia di:
https://www.gramedia.com/products/sorgum
https://ebooks.gramedia.com/id/buku/sorgum-benih-leluhur-untuk-masa-depan
https://shopee.co.id/SORGUM-Benih-Leluhur-Untuk-Masa-Depan-i.63842097.6535381805

Be the first person to like this.