Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
Tahun pertama Pengumuman Hadiah Sastra Rasa Ayu Utami. Nantikan tahun kedua Hadia Sastra Rasa dari Ayu Utami pada 2023.
Be the first person to like this.
Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
Selamat kepada para pemenang Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula “Rasa”. Pemenang 1 mendapatkan uang tunai Rp10.000.000, Pemenang 2 Rp4.000.000, dan Pemenang 3 Rp2.000.000. Di samping itu masing-masi...View More
Be the first person to like this.
Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
Pengumuman yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Tersebut nama 10 finalis Hadiah Sastra "Rasa" 2022. \^0^/ Hore! Selamat ya, Sobat SiBil. Pemenang utama dari 10 finalis tersebut akan diumumkan pada ...View More
Be the first person to like this.
Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
Kelas Menulis Fiksi Sejarah merupakan kolaborasi antara Ayu Utami dan Antonius Sumarwan, SJ, seorang dosen yang punya minat terhadap tragedi 1965 dan hak asasi manusia (HAM). Kelas ini terdiri dari du...View More
Be the first person to like this.
Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
Untuk membuka acara "Hadiah Sastra untuk Pemula 'Rasa'", beberapa hari lalu Ayu Utami mengadakan kegiatan daring bersama para alumni Kelas Menulis Kreatif dari Salihara, Utan Kayu, hingga Kemah Sastra...View More
Be the first person to like this.
Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula "RASA"
Untuk tahun pertama sayembara pada 2021 ini, kompetisi dibuka untuk karya buku novel dan/atau kumpulan cerita pendek yang diterbitkan dari tahun 2020 dan 2021. Panitia pun telah menyiapkan hadiah sebe...View More
Load More
Description

 

Sastrawan Ayu Utami akan memberikan penghargaan karya sastra untuk pemula dengan nama Hadiah Sastra untuk Pemula "Rasa". Hadiah sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) ini diberikan kepada pemenang sayembara buku kategori novel dan/atau kumpulan cerita pendek berbahasa Indonesia.

Sayembara ini akan diadakan tahunan dan dibuka untuk penulis pemula. Yang dimaksud penulis pemula di sini adalah yang baru menerbitkan tak lebih dari tiga buku solo. Untuk tahun pertama ini, kompetisi dibuka untuk buku yang diterbitkan dari tahun 2020 dan 2021.

 

Rasa

Nama Rasa dipilih setelah Ayu Utami belakangan ini melakukan penelusuran mengenai konsep Rasa dalam masyarakat Nusantara atau Indonesia. Menurut Ayu, “rasa” adalah pemahaman yang sangat penting dalam masyarakat kita, yang mempertautkan estetika dan pemikiran filosofis. Melalui riset naskah dan praktik mengajar, Ayu mencoba mengembangkan teori estetika Rasa, yang bisa digunakan secara praktis untuk penulisan kreatif maupun sebagai kerangka teoretis untuk menilai karya sastra. Sebagai alat bantu penulisan kreatif, Ayu mengembangkannya dalam kelas menulis yang telah ia ampu selama sembilan tahun, sejak 2013, di Komunitas Salihara dan Komunitas Utan Kayu. Metode pengajarannya itu telah diterbitkan pula sebagai buku: Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis (Jilid 1 & 2) serta Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis (bersama Yulius Tandyanto) oleh penerbit KPG.

 

Latar Belakang

Ayu mulai mengembangkan pengajaran menulis kreatif secara sistematis sejak 2013 dalam Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif di Komunitas Salihara. Dengan sekitar 75 murid untuk dua jenis kelas per tahun (kelas menulis pendek dan menulis panjang), alumni kelas itu diperkirakan mencapai 500 (catatan: banyak murid yang sama mengikuti kedua jenis kelas). Pada awalnya, Ayu hanya ingin memberikan hadiah sastra bagi pemula untuk memicu murid-muridnya. Tapi, karena pembaca buku Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis tidak hanya yang mengikuti kelas di Salihara, maka “murid” Ayu pun tidak bisa dibatasi pada peserta kelas. Ide memberi hadiah pun dibuka untuk umum.

Pada tahun 2018 Ayu mendapat penghargaan Achmad Bakrie Award untuk kategori kesusastraan. Dalam pidato penerimaan hadiah itu, Ayu mengumumkan bahwa penghargaan tersebut akan ia olah sebagai hadiah sastra bagi pemula. Karena satu dan lain hal, juga karena situasi pandemi Covid-19, rencana itu baru dilaksanakan tahun ini.

Ayu Utami menerima penghargaan dari dalam dan luar negeri. Selain Achmad Bakrie Award, penghargaan lain adalah Khatulistiwa Literary Award/Kusala Sastra Khatulistiwa (2008), Majelis Sastra Asia Tenggara untuk penulis kreatif (2008), Prince Claus Award (2000), Novel Terbaik Dewan Kesenian Jakarta (1998). Novel pertama AyuSaman (1998), dianggap mendobrak tabu dan memperluas cakrawala sastra Indonesia dengan model penulisan yang baru, dan telah diterjemahkan ke beberapa bahasa asing.

 

Kelas Menulis Daring

Pengumuman sayembara ini juga disertai pembukaan kelas online, Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula, secara gratis selama bulan Agustus 2021, yang bisa diakses di sini.