HY
1 like Penulis
Hendri Yulius lahir pada 20 Juli 1988. Ia menggemari kajian-kajian terkait gender, seksualitas, feminisme, sastra dan budaya, sejarah, juga kajian pornografi (porn studies). Buku fiksi terbarunya berjudul Lilith’s Bible (Elex Media Komputindo, 2013), sedangkan karya yang lain dimuat dalam antologi novel bertema LGBT yang berjudul Keep Calm and Be Fabulous (Elex Media Komputindo, 2015), dan Coming Out (Kepustakaan Populer Gramedia, 2015). Hendri juga pernah menulis untuk majalah gay di Los Angeles, DANIEL Magazine. Komunikasi pribadi dapat dilakukan via email: hendri.yulius@gmail.com.   #PenulisKPG #HendriYulius #ComingOut #PenerbitKPG
siapabilang.com
PW
1 like Penulis
Pat Walsh bekerja di Timor-Leste dari 1999-2010. Ia membantu mendirikan dan menjalankan komisi rekonsiliasi CAVR bangsa baru itu. Walsh adalah satu di antara guru-guru yang pertama memperkenalkan bahasa Indonesia pada 1983, di samping aktif mempromosikan hubungan personal antara orang-orang Australia dan Indonesia sejak 1980-an. Beberapa buku Walsh yang telah diterbitkan oleh penerbit KPG diantaranya adalah: Di Tempat Kejadian Perkara (2o12), The Day Hope and History Rhymed in East Timor (2019), dan Milking Our Memories (2020). Laman pribadinya adalah www.patwalsh.net.   #PenulisKPG #PatWalsh #DiTempatKejadianPerkara #TheDayHopeandHistoryRhymedinEastTimor #MilkingOurMemories #PenerbitKPG
siapabilang.com
FP
1 like Penulis
Firliana Purwanti lahir di Jakarta pada 3 Juli 1977. Saat ini bekerja sebagai Program Officer Hak Asasi Manusia & Demokratisasi di Hivos Asia Tenggara, Jakarta. Semasa kuliah penulis aktif di ASEAN Law Students’ Associations dan English Debating Society Universitas Indonesia. Meraih gelar sarjana hukum pada 2001 di Universitas Indonesia, Depok. Menekuni isu hak asasi manusia perempuan sejak tragedi perkosaan massal terhadap perempuan Tionghoa saat kerusuhan Mei 1998 di Jakarta. Pengetahuan dan perspektif penulis tentang gender dan feminisme didapat saat bekerja di Pusat Kajian Wanita dan Gender Universitas Indonesia pada 2001-2003. Kemudian mendapat gelar master hukum bidang hak asasi manusia di Universiteit Utrecht atas beasiswa pemerintah Belanda, STUNED. Ia belajar menulis narasi panjang yang memikat di Pantau, Jakarta, pada Agustus 2008. Maraknya peraturan daerah yang membatasi otonomi tubuh perempuan mengarahkan penulis ke isu seksualitas. Firli adalah lulusan kursus gender dan seksualitas GAYa NUSANTARA di Surabaya pada Juli 2009. Kepedulian Firli terhadap isu-isu gender dan seksualitas akhirnya melahirkan sebuah buku berjudul The 'O' Project yang diterbitkan oleh Penerbit KPG pada Maret 2010. Penulis pernah tinggal di Albuquerque, New Mexico. Amerika Serikat, 1994-1995 dalam rangka program pertukaran pelajar AFS, Brisbane dan Toowoomba, Queensland, Australia, dan Batu, Malang, Jawa Timur Oktober 2000-Februari 2001 dalam rangka pertukaran pemuda Australia-Indonesia (AIYEP), Utrecht, Belanda 2003-2004 untuk menyelesaikan program masternya, dan Banda Aceh 2008-2009 dalam rangka tugas. Kini ia tinggal di Jakarta Selatan bersama pasangannya.   #PenulisKPG #FirlianaPurwanti #TheOProject #PenerbitKPG
siapabilang.com
Thomdean
Lulusan arsitektur UGM yang telah menekuni seni kartun sejak 1997. Cartoonist-Director untuk sindikasi kartunis profesional: www.jokersyndicate.com yang menangani proyek kartun untuk klien individu maupun perusahaan. Aktif berpameran kartun dan mengadakan worskhop di dalam dan di luar negeri dan telah memenangkan beberapa penghargaan (World press cartoon 2007, Adinegoro Award 2017). Karya kartun editorialnya diterbitkan di harian Kompas, The Jakarta Post (2011-2016) dan harian Sindo. Ilustrator untuk seri komik perang: Komando Rajawali vol. 1-6 (Gatra pustaka). Ilustrator buku Who Wants to be a Smilling Investor (2019). "Co-creator kartun investasi “duitto and co” di harian kontan bersama Lukas Setia Atmaja.   #IlustratorKPG #Thomdean #WhoWantsToBeASmillingInvestor #PenerbitKPG
siapabilang.com
HA
1 like Penulis
Hasanudin Abdurakhman lahir di Teluk Nibung, suatu desa di pulau kecil di pesisir Kalimantan Barat, tahun 1968. Ia tidak pernah tahu bulan dan tanggal lahirnya karena waktu itu orang belum merasa perlu mencatat tanggal kelahiran anaknya. Orangtuanya juga tidak mengecap pendidikan formal. Demikianlah Hasanudin kecil hidup dalam kemiskinan. Untuk pergi ke sekolah saja rasanya mimpi bagi anak kampung seperti dia. Kendati begitu, Hasanudin tidak patah arang. Dia membuktikan mimpi bisa diwujudkan tak peduli seberapa jauh jaraknya dari mimpi tersebut. Bahkan, ketika orangtua sendiri sering menjatuhkan mentalnya dan mengatakan mimpi dia terlalu tinggi. Singkat cerita, Hasanudin akhirnya bisa merealisasikan mimpinya untuk sekolah sampai ke luar negeri. Tahun 1996, ia berhasil mendapat beasiswa kuliah ke Jepang, tepatnya di Tohoku University hingga meraih gelar doktor. Sempat jadi peneliti dan associate professor tamu, dia kemudian bekerja sebagai karyawan di perusahaan Jepang, hingga menjadi eksekutif di perusahaan raksasa Negeri Matahari Terbit tersebut. Pelajaran dan pengalaman Hasanudin meraih kesuksesan tersebut, kini telah dibukukan dalam buku From Dream to Habits yang terbit tahun 2019 bersama Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia.   #PenulisKPG #HasanudinAbdurakhman #FromDreamtoHabits #PenerbitKPG
siapabilang.com
Damaring Tyas Wulandari Palar
Lulusan S1 Biologi Universitas Indonesia. Pernah menempuh pelatihan untuk guru di Tokyo Gakugei Daigaku. Menyukai membaca, anime, dan manga. Telah menerjemahkan untuk KPG antara lain Gen (Siddhartha Mukherjee), The Righteous Mind (Jonathan Haidt), Collapse (Jared Diamond), Kartun Riwayat Peradaban (Larry Gonick), dan Sapiens (Yuval Noah Harari).    
siapabilang.com
NL
Nenden Lilis Aisyah lahir di Garut, Jawa Barat, Indonesia. Ia menulis sajak, cerpen, dan esai yang dimuat di berbagai media massa nasional dan internasional. Sejumlah karyanya terbit dalam berbagai antologi kanon sastra Indonesia. Karya-karyanya pun mendapat penghargaan, antara lain Penghargaan Pusat Bahasa 2005 untuk kumpulan cerpennya Ruang Belakang (Penerbit Buku Kompas). Sajak-sajaknya (antara lain dalam kumpulan sajak tunggalnya Negeri Sihir) dan cerpennya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Jerman, Belanda, dan Mandarin.  Nenden kerap diundang untuk membacakan karyanya dan menjadi pembicara dalam event sastra, yakni pada workshop cerpen Majelis Sastra Asia Tenggara, Festival de Winternachten di Den Haag Belanda, pembacaan sajak dan diskusi di KBRI dan INALCO Paris, Prancis; Festival Puisi Internasional di Teater Utan Kayu Jakarta; Festival Puisi Internasional Indonesia; Diskusi dan Pembacaan Puisi di Yayasan Kesenian Perak Ipoh Malaysia; Seminar di IPG Malaysia; The 3rd Schamrock Festival of Women Poets di Jerman; dan lain-lain. Selain karya fiksi, sejumlah buku nonfiksinya juga telah terbit.  Ia juga menerjemahkan karya sastra mancanegara, antara lain Antologi Puisi dan Prosa Langit, Angin, Bintang, dan Puisi karya penyair Korea Yun Dong Ju, yang diterjemahkan bersama Prof. Shin Young Duk, PhD (Pustaka Obor, 2018), salah satu buku terjemahannya akan diterbitkan oleh Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) tahun 2021 dengan judul Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api (Cholgili Hwimanghanun Koteun) karya Moon Changgil. Antologi sajak terbaru Nenden berjudul Maskumambang Buat Ibu. Kini Nenden menjadi dosen di UPI Bandung. #NendenLilisAisyah #ApaYangDiharapkanRelKeretaApi #PenerbitKPG
siapabilang.com
KY
Kim Young Soo lahir di Seoul, Korea Selatan. Ia menyelesaikan Studi S1 di Jurusan Bahasa MalayIndonesia HUFS (Hankuk University of Foreign Studies). Studi S2 ia tamatkan di Program Studi Kesusastraan Modern Indonesia (khususnya menyorot karya Pramoedya Ananta Toer) HUFS. Adapun Program S3 ia tuntaskan di Jurusan Sastra Bandingan HUFS, dengan disertasi berjudul A Study on Chairil Anwar’s Poems with the Postcolonialistic View. Ia menulis antara lain, The Haecho’s Journey: A Monk of Shilla’s Kingdom Korea to Sriwijaya Kingdom dan Indonesian Language Practice. Ia menerjemahkan sejumlah buku dari bahasa Korea ke bahasa Indonesia dan sebaliknya, antara lain kumpulan puisi Orang Suci, Pohon Kelapa karya Choi Jun, Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer, dan Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api karya Moon Changgil. Ia pernah memegang jabatan Kepala Siaran Bahasa Indonesia, Siaran Internasional, KBS (Korean Broadcasting System) selama 30 tahun, dan kini berpuisi sebagai anggota Changjak21. #KimYoungSoo #ApaYangDiharapkanKeretaApi #OrangSuciPohonKelapa #PerawanRemajaDalamCengkeramanMiliter #PenerbitKPG
siapabilang.com
MC
1 like Penulis
Moon Changgil lahir di Gimje, Provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan. Penyair yang dapat dikategorikan angkatan ‘80-an di Korea ini mulai berpartisipasi dalam penulisan puisi pada 1984 lewat kumpulan Puisi Dure (Duresi Dongin).  Pada tahun yang sama hingga 1991, Moon bergabung di Komunitas Sastra Buruh Guro dan pada 1984–1990 di Bagian Sastra Persatuan Pemuda Perusahaan Demokratisasi.  Pada 2001, kumpulan puisinya berjudul Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api (Cholgili Hwimanghanun Koteun) menerima dana kreasi karya dari Institut Pengembangan Kebudayaan dan Kesenian Korea. Bukunya yang berjudul Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api juga akan diterbitkan oleh Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) tahun 2021. Kumpulan puisinya yang lain, Amanat Kemerdekaan Negara Utara (Bukguk Dokrip Seoshin) menerima dana bantuan dari Yayasan Kebudayaan Kyonggi (2019). Selain dalam kumpulan puisi tunggal, puisi-puisinya pun terbit dalam antologi bersama, antara lain Di Ujung Mata Ikan (Mulkogi Kyotnun Soke Deun). Selain menulis, Moon memimpin sejumlah media dan aktif di organisasi sastra di Korea. Ia memimpin kelompok Changjak21 dan mengelola majalah sastra Changjak21. Moon juga memimpin penerbit Dlkot. Di samping itu, ia bergabung dalam Konferensi Pengarang Korea, Perhimpunan Penyair Korea, Persatuan Pengarang Bangsa Korea, Lembaga Riset Kesusastraan Bangsa, Perhimpunan Pengarang Goyang, dan Solidaritas Sosial Masyarakat Demokrasi Goyang. #MoonChanggil #ApaYangDiharapkanRelKeretaApi #PenerbitKPG
siapabilang.com
Ray Shabir
1 like Penulis
  RAY SHABIR is a writer and artist from Jakarta, Indonesia. His first book, Public Feelings & Other Acts, was published in September of 2018, followed by its own exhibition titled Gallery of Anxiety the following year. His newest book, Kink, will be published in August 2021 by Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) publishers. With his works, Ray seeks to create a visual landscape that expresses his reality, beneath its soft reverie. For more about the author, you can go to @rayshabir and check out @shabooks_ for his literary works.     #RayShabir #PublicFeelings #KINK #PenerbitPOP #PenerbitKPG
siapabilang.com